Penjualan Kendaraan Listrik BMW Group Naik 50 Persen

Karyawan mengemudikan mobil listrik BMW i3s di kawasan Meruya, Jakarta, Jumat (2/10/2020). Bank Indonesia memberikan penurunan batasan minimum uang muka dari kisaran 5-10 persen menjadi nol persen untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — BMW Group melaporkan penjualannya pada kuartal ketiga 2020 naik 8,6 persen. BMW mencatat penjualan 675.680 unit dibanding periode sama tahun lalu. Secara kumulatif sembilan bulan (Januari-September), penjualan BMW Group masih turun 12,5 persen.

Seperti yang diperkirakan, kinerja penjualan Januari hingga September mencerminkan dampak global pandemi corona. Selama periode itu, BMW Group menjual 1.638.316 unit kendaraan meliputi merek BMW, MINI, dan Rolls-Royce, lebih rendah 12,5 persen dari periode sama tahun lalu.

“Berkat jajaran model kami yang kuat, kami dapat meningkatkan penjualan kuartal ketiga tahun-ke-tahun, meskipun efek pandemi virus corona bertahan lama,” kata Pieter Nota, anggota Dewan Manajemen BMW AG, bertanggung jawab atas Pelanggan, Merek, Penjualan.

Nota mengaku senang dengan pertumbuhan penjualan hampir 50 persen pada kendaraan listrik. Hal ini membuat elektromobilitas menjadi pendorong pertumbuhan yang substansial.

“Kami telah mengirimkan sekitar 10.000 MINI listrik penuh sejak awal tahun. Ini menunjukkan betapa pelanggan kami sangat mengapresiasi mobil ini,” ucap dia.

Pada unit bisnis kendaraan bermotor, BMW mengaku telah menjual 129.599 sepeda motor selama Januari hingga September (-5,4 persen), dengan 52.892 di antaranya terjadi pada kuartal ketiga—meningkat 20,9 persen tahun-ke-tahun.

BMW Group mengirimkan total 116.381 (+ 20.0 persen) kendaraan berlistrik BMW dan MINI kepada pelanggan dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Dengan pengiriman 54.719 unit pada kuartal ketiga, perusahaan menjual 46,6 persen lebih banyak kendaraan listrik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Varian hybrid plug-in baru dari BMW X2, BMW Seri 3 dan BMW Seri 5 menegaskan peran utama BMW Group dalam segmen listrik premium di Eropa dan seluruh dunia. Pengiriman BMW iX3 listrik sepenuhnya akan dimulai sebelum akhir tahun 2020.

Tahun depan, BMW Group akan melanjutkan elektrifikasi sistematis dari jajaran modelnya, dengan BMW i4 listrik penuh dan BMW iNEXT. Perusahaan berencana untuk berkontribusi lebih dari tujuh juta kendaraan listrik di jalan raya pada tahun 2030, dua pertiganya bertenaga listrik sepenuhnya.

Pada tahun 2023, BMW Group akan menawarkan kepada pelanggan tidak kurang dari 25 model mobil listrik. Varian yang ditawarkan termasuk full-electric dari BMW Seri 7 generasi berikutnya, BMW X1 dan BMW Seri 5. Pelanggan akan dapat memilih antara kendaraan listrik murni, hibrida plug-in, diesel, dan versi bensin dengan teknologi 48 volt.

sumber: republika.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s