Chevrolet Konversi Mobil Klasik Jadi Mobil Listrik

Chevrolet Konversi Mobil Klasik Jadi Mobil Listrik

AMERIKA SERIKAT – JAKARTA – Chevroletakan membuat kejutan di ajang SEMA360 2020 yang akan berjalan secara virtual. Di ajang itu Chevrolet akan memamerkan sebuah mobil klasik, Chevrolet K5 Blazer yang dikonversi menjadi mobil listrik.

Lewat mobil yang dinamakan ChevroletK5 Blazer-E itu, perusahaan berlogo bowtie itu menginginkan agar para pemilik mobil klasik maupun mobil konvensional tidak perlu ragu jika ingin mengkonversi mobil mereka jadi mobil listrik. Setelah lama mempelajari dan membuat mobil listrik, Chevrolet akhirnya menemukan sebuah formula yang tepat bagaimana mengkonversi mobil klasik atau mobil klasik menjadi mobil klasik.

Formula itu mereka namakan Electric Connect and Cruise Package Chevrolet Performance. Paket konversi itu nantinya akan dijual bebas oleh Chevrolet ke pasar aftermarket.

“Paket ini akan membuka peluang agar teknologi EV bisa didapat masyarakat melalui pasar aftermarket. Paket ini akan jadi susi bagi semua orang yang ingin melakukan konversi mobil listrik,” ujae Jim Campbell, GM U.S. vice president of Performance and Motorsports.

Chevrolet memang tergolong pengalaman dalam urusan konversi mobil listrik. Sebelum Chevrolet K5 Blazer-E mereka juga pernah mengubah mobil kebangaan mereka Chevrolet Camaro jadi mobil listrik pada 2018. Tahun selanjutnya, 2019 mereka juga membuat sebuah mobil listrik Chevrolet E-10 yang menggunakan basis mobil pikap Chevrolet C-10 keluaran tahun 1962.

Chevrolet K5 Blazer-E sendiri tetap mempertahankan bentuk asli Chevrolet K5 yang diproduksi tahun 1975. Untuk konversi, Chevrolet terlebih dulu mencopot mesin lama yakni mesin V8 legendaris milik Chevrolet K5 Blazer. Mesin itu langsung diganti oleh semua perangkat komponen kelistrikan yang ada di Chevrolet Volt. Chevrolet sama sekali tidak menggati sistem transmis, transfer case, driveshaft hingga axles yang ada di mobil lama itu.

Mereka hanya membangun ruang khusus yang digunakan untuk melindungi baterai. Selain itu menambah perlengkapan elektronis untuk memberikan informasi kondisi baterai yang digendong oleh mobil klasik itu. Karena mudahnya konversi yang dilakuka Chevrolet, banyak konsumen yang tertarik mencoba paket konversi yang ditawarkan oleh perusahaan mobil asli Amerika Serikat itu.

“Begitu mereka melihat dan mempelajari konsep yang kami tawarkan, banyak konsumen yang bertanya kapan mereka bisa memulai konversi bersama kami,” ucap Russ O’Blenes, Chevrolet director of engineering, Performance and Racing.

sumber: sindonews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s