Pemprov DKI Gandeng CAP Tingkatkan Edukasi Pemilahan Sampah

World Clean Up Day (WCUD) 2019 di Jakarta, Sabtu, (21/9/2019). Kegiatan yang diikuti karyawan Chandra Asri Petrochemical (CAP) dan ratusan relawan dari berbagai komunitas peduli lingkungan ini sejalan dengan komitmen Chandra Asri Petrochemical untuk mengkampanyekan manajemen pengolahan sampah berkelanjutan dengan mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah guna meminimalisir pembuangan sampah ke TPA dan mempermudah daur ulang.

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) menggandeng PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) untuk meningkatkan pemilahan sampah melalui program milik Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta Recycle Center (JRC).

“Program ini bertujuan untuk memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam pengangkutan sampah terpilah dan terjadwal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Andono menjelaskan, JRC diadaptasi dari program serupa di Kota Osaki, Jepang sekaligus merupakan wujud Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW di mana pemilahan sampah di mulai dari setiap rumah tangga.

Sampai saat ini, program JRC dari DLH DKI Jakarta ini telah melibatkan sekitar 1.000 Kepala Keluarga (KK) di lokasi komplek Bukit Mas, Ozone, dan Taman Alfa Indah. Setiap warga mendapatkan edukasi untuk melakukan pemilihan berdasarkan delapan kategori yaitu sisa makanan, plastik, kertas, botol PET dan cup, logam, kaca, B3, dan residu.

“Target kami program ini dapat diimplementasikan oleh seluruh warga pada Kecamatan Pesanggrahan pada tahun 2023,” kata Andono.

Mendukung program ini, Chandra Asri memberikan 36.000 lembar kantong sampah berbahan 100 persen daur ulang yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk memudahkan pemilahan sampah. Kantong sampah ini dapat digunakan ulang dan dapat kembali didaur ulang.

Direktur Chandra Asri Petrochemical, Suryandi mengatakan, partisipasi CAP dalam program ini dalam upaya menciptakan siklus ekonomi sirkular.

“Semoga kantong sampah berbahan daur ulang ini dapat membantu DKI Jakarta mengurangi jumlah sampah di TPA. Sampah plastik yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan sumber daya baru yang memiliki nilai tambah,” ujar Suryandi.

Desain kantong plastik sampah terpilah ini mengadopsi desain dari Kota Osaki, Jepang dengan penyesuaian atas masukan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, hasil riset dari mahasiswa Tokyo Institute of Technology, serta bantuan teknis dari Indonesian Plastic Recycler (IPR).

Kantong sampah terpilah ini dapat juga didaur ulang kembali sehingga tercipta konsep ekonomi sirkular. Selain itu, penggunaan kantong plastik terpilah ini dapat mempermudah pendataan keberhasilan pemilahan sampah karena plastik didesain sedemikian rupa sehingga jenis sampah di dalamnya dapat terpantau dengan baik.

Sumber:BeritaSatu.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s