Kolaborasi Startup Lokal Berhasil Kumpulkan 282 Ton Sampah Plastik Kemasan

Kolaborasi Startup Lokal Berhasil Kumpulkan 282 Ton Sampah Plastik Kemasan

Suara.com – Sampah kemasan seperti plastik botol menjadi salah satu jenis sampah yang paling banyak mencemari lingkungan. Perlu penanganan khusus agar sampah yang sebenarnya memiliki nilai jual dan guna tersebut, dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan tidak merusak alam.

Untuk itu, program Plastic Reborn 2.0 yang sudah ada sejak 2019 kembali digaungkan dan berhasil mengumpulkan sebanyak 282 ton sampah kemasan plastik pasca-konsumsi atau PET (polyethylene terephthalate).

Plastic Reborn 2.0 sendiri merupakan program inisiatif Coca-Cola Foundation Indonesia atau CCFI bersama Ancora Foundation untuk mendorong terbangunnya ekosistem ekonomi sirkular termasuk penggunaan teknologi persampahan dan daur ulang di Indonesia yang lebih efisien.

“CCFI bersama dengan mitra Ancora Foundation menginisiasi Plastic Reborn 2.0 sebagai wujud ambisi kami terhadap upaya pengurangan dampak limbah kemasan pasca konsumsi pada lingkungan,” kata Wakil Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) Triyono Prijosoesilo di Jakarta beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Ancora Foundation Ahmad Zakky Habibie mengatakan bahwa pihaknya sangat ingin mengajak pebisnis muda di Indonesia untuk ikut memajukan industri daur ulang sampah kemasan plastik dan turut serta mewujudkan kelestarian lingkungan hidup.

Lewat program tersebut, tiga komunitas daur ulang sekaligus startup terpilih yaitu MallSampah, Gringgo, dan Clean Up, berhak menjadi penerima dana hibah atau grantees karena dianggap berhasil meningkatkan kapabilitas dalam mengelola sampah plastik.

Tercatat dibandingkan tahun lalu, peningkatan jumlah sampah yang dikelola secara keseluruhan MallSampah mencapai volume 25.3 ton sampah atau sebesar 361.1 persen, Gringgo meningkat 473 ton atau mengalami peningkatan 136.2 persen dan Clean Up mencapai 134 ton sampah atau mencapai 893.3 persen.

Sementara di bidang kapasitas usaha, MallSampah mengalami peningkatan pengguna aktif sebanyak 5.000 pelanggan, pengguna aplikasi mobile apps sebanyak 17.000 orang, dengan lebih dari 200 mitra pengumpul sampah yang mendukung operasional perusahaan secara luas di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros dan Kota Parepare.

Selain itu, pencapaian Clean Up tercatat pada pertumbuhan jumlah pelanggan rumah tangga dan bisnis sebesar 100 persen yang tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Gowa saja namun juga dari kota lainnya di Sulawesi Selatan.

“Pada Plastic Reborn 2.0 menunjukkan dua faktor keberhasilan program terdapat dalam proses akselerasi bisnis dan kolaborasi sebagai kunci bagi para grantees menjalankan bisnis yang berkelanjutan,” tutup Triyono.

sumber: suara.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s