Kanada akan Berlakukan Larangan Plastik Sekali Pakai Akhir Tahun Depan

Kanada - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Merdeka.com – Kanada berencana melarang penggunaan bahan plastik seperti sedotan, plastik belanja, tempat makan plastik sekali pakai, dan semua bahan yang sulit didaur ulang mulai tahun depan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Kanda mencapai nol sampah plastik pada tahun 2030, demikian dilansir dari CNN, Kamis (8/10).

“Pencemaran plastik mengancam lingkungan alam kita, itu memenuhi sungai atau danau kita dan terutama lautan kita, mencekik satwa liar yang hidup di sana. Orang Kanada melihat dampak polusi dari tiap pantai yang ada,” jelas Menteri Lingkungan Kanada Jonathan Wilkinson, dalam konferensi pers.

“Rencana tersebut juga termasuk perbaikan untuk menjaga plastik dalam perekonomian kita dan keluar dari lingkungan kita,” tambahnya.

Menurut pemerintah, plastik sekali pakai tersebut membuat sebagian besar sampah plastik ditemukan di lingkungan air tawar Kanada.

Perdana Menteri Justin Trudeau pertama kali mengumumkan rencana negaranya untuk melarang jenis plastik ini tahun lalu. Dia menyebut hal ini sebagai “masalah yang tidak bisa kami abaikan”.

Selain itu, Wilkinson juga mengatakan plastik sekali pakai memiliki tiga karakteristik utama yang membahayakan.

“Mereka berbahaya bagi lingkungan, sulit atau mahal untuk didaur ulang, dan ada alternatif yang sudah tersedia, sisanya masuk ke tempat pembuangan sampah atau ke lingkungan kita,” jelas Wilkinson.

Meskipun peraturan baru tidak akan berlaku hingga 2021, pemerintah Kanada merilis makalah diskusi yang menguraikan larangan plastik yang diusulkan dan meminta umpan balik publik. Hal tersebut akan tersedia hingga 9 Desember tahun ini.

Saat dunia bergulat dengan pandemi virus corona, perlengkapan pelindung diri telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari masyarakat.

Wilkinson mengklarifikasi bahwa larangan plastik sekali pakai tidak akan memengaruhi “akses ke APD atau plastik lain yang digunakan di lingkungan medis”. Meski demikian, dia berkata pemerintah terus mengawasi pencemaran yang bersumber dari penggunaan alat pelindung diri.

“Kami memang membahas pertimbangan polusi yang berkaitan dengan APD pada pertemuan Menteri Lingkungan Dewan Kanada awal musim panas ini, kami berkomitmen dengan provinsi dan wilayah, untuk bekerja sama dan dengan industri untuk memastikan bahwa kami dapat membuang APD dengan benar sehingga tidak berakhir di lingkungan alam kami,” jelasnya.

“Kami juga sedang menyelidiki solusi untuk mendaur ulang APD yang aman untuk dilakukan, dan menambahkan opsi untuk membuat beberapa APD dapat terurai secara hayati,” tambahnya.

Menurut pemerintah, orang Kanada membuang lebih dari 3 juta ton sampah plastik setiap tahun dan hanya 9 persen dari plastik itu yang didaur ulang.

sumber: merdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s