Peneliti: 35.900 Miliar Ton Es Greenland Bisa Hilang pada Abad Ini

https: img.okezone.com content 2020 10 01 16 2286826 peneliti-35-900-miliar-ton-es-greenland-bisa-hilang-pada-abad-ini-xohC9xAmuA.jpg

SEBUAH studi yang dipublikasikan jurnal Nature pada Rabu kemarin mengungkap bahaya emisi gas rumah kaca untuk lapisan es di Greenlad. Lapisan es di wilayah itu diperkirakan akan hilang lebih cepat pada abad ini. Melebihi laju kecepatan kehilangan es di abad mana pun selama 12.000 tahun terakhir.

“Pada dasarnya kita telah mengubah planet kita sedemikian rupa sehingga laju pencairan lapisan es abad ini berada pada kecepatan yang lebih tinggi dari apa pun yang telah kita lihat di bawah variabilitas alami lapisan es selama 12.000 tahun terakhir,” jelas Jason Briner PhD, profesor geologi di Buffalo College of Arts and Sciences, seperti dikutip dari Phys, Kamis (1/10/2020).

Ia menerangkan, temuan mengejutkan ini didapat dari hasil pemodelan lapisan es di sektor barat daya Greenland. Pemodelan dilakukan pada rentang waktu 12.000 tahun lalu hingga tahun 2100 menggunakan rekronstruksi iklim kuno. Setelah itu divalidasi melalui observasi kehidupan nyata yang melibatkan ukuran lapisan es kontemporer dan kuno.

“Kami mengandalkan model lapisan es yang sama untuk mensimulasikan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Jadi perbandingan perubahan massa lapisan es kami selama periode waktu ini konsisten secara internal yang membuat perbandingan yang kuat antara perubahan lapisan es di masa lalu dan yang diproyeksikan,” papar rekan penulis, Jessica Badgeley PhD, mahasiswa di Departemen Ilmu Bumi dan Luar Angkasa UW.

Oleh karena itu, secara keseluruhan penelitian ini melibatkan berbagai bidang. Ini termasuk pemodelan iklim, ilmuwan inti es, pakar penginderaan jauh, hingga Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA. Juga beberapa universitas dan institusi lainnya. Penelitian sebagian besar didanai oleh US National Science Foundation.

The Hill melaporkan, dari penelitian ini para peneliti memproyeksi lebih 35.900 miliar ton lapisan es akan hilang pada abad ini. Adapun hal tersebut juga diketahui tidak hanya berlaku di Greenland. Meski penelitian difokuskan di wilayah ini, pada dasarnya itu berhubungan dengan seluruh lapisan es yang ada.

Terlepas dari hasil temuan, peneliti meyakinkan masih memungkinkan untuk dicegah. Setidaknya jika emisi gas rumah kaca dapat dikurangi, maka puncak pemansan global pada 2050 hanya berpengaruh pada 8.800 miliar ton. Ini empat kali lipat jauh lebih sedikit dibandingkan prediksi terburuk saat ini.

“Studi ini menunjukkan bahwa kehilangan es di masa depan kemungkinan besar lebih besar dari apa pun yang dialami lapisan es di Holocene, kecuali kita mengikuti skenario emisi karbon rendah di masa depan,” ucap Badgeley.

sumber: okezone.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s