Sri Lanka Pulangkan 260 Ton Sampah ke Inggris

Sampah medis (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO — Pemerintah Sri Lanka mengirim kembali 21 kontainer berisi 260 ton sampah ke Inggris. Sri Lanka memandang tindakan Negeri Ratu Elizabeth telah melanggar hukum internasional yang mengatur tentang pengiriman bahan berbahaya.

“Pengirim telah setuju untuk mengambil kembali 21 kontainer ini. Kami sedang bekerja untuk mendapatkan kompensasi dari mereka yang bertanggung jawab untuk memasukkan peti kemas ke negara itu,” kata juru bicara bea cukai Sri Lanka Sunil Jayaratne pada Ahad (27/9), dikutip laman Aljazirah.

21 kontainer dari Inggris itu tiba secara bertahap antara September 2017 dan Maret 2018. Menurut para pejabat, isi kontainer itu seharusnya terdiri atas kasur bekas, karpet, dan permadani. Namun di dalamnya ternyata terisi pula limbah rumah sakit.

Bea cukai Sri Lanka tidak mengungkapkan jenis limbah rumah sakit. Namun beberapa pejabat menyebut di dalam kontainer terdapat kain perca, perban, dan bagian tubuh manusia yang berasal dari kamar jenazah.

Masih terdapat 242 kontainer lain dari Inggris yang menurut otoritas Sri Lanka menyimpan limbah ilegal dan melanggar hukum internasional. Saat ini Pemerintah Sri Lanka sedang menempuh upaya hukum agar semua kontainer itu dapat dikeluarkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara Asia menolak diperlakukan sebagai tempat pembuangan sampah oleh negara-negara maju. Mereka memulangkan kontainer-kontainer berisi limbah ke negara asal pengirimnya.

sumber: republika.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s