Buka Platform Manufaktur EV Pertama, Geely Berharap Bisa Produksi Mobil Listrik dengan Lebih Efisien

PIKIRAN RAKYAT – Electric Vehicle (EV) atau biasa diartikan kendaraan listrik beberapa tahun belakangan ini banyak di kembangkan oleh berbagai perusahaan pembuat kendaraan.

EV dinilai sebagai transportasi alternatif yang lebih ramah lingkungan ketimbang dengan bahan bakar fossil yang mengeluarkan banyak emisi karbon.

Namun, hampir saat ini pembangunan infrastruktur untuk menunjang EV di berbagai belahan dunia saat ini belum merata.

Misalnya saja di Indonesia, pembangunan stasiun pengisiain kendaraan listrik umum (SPKLU) oleh pemerintah Indonesia masih jauh dari target yang diharapkan tahun ini.

Oleh karenanya, banyak perusahaan pembuat kendaraan yang memfokuskan pasar penjualan EV ke negara yang lebih matang secara infrastruktur.

Dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Zhejiang Geely Holding Group segera meluncurkan platform manufaktur pertama yang berfokus pada EV.

Perusahaan asal tiongkok ini berharap dengan platform ini dapat memproduksi mobil ramah lingkungan secara lebih efisien.

Saat ini industri otomotif global sedang bergerak meningkatkan investasi di EV, misalnya Volkswagen (VW) dan General Motors Co, yang disusul beberapa nama lainnya termasuk Geely.

“Geely’s Sustainable Experience Architecture (SEA) akan mendukung pembuatan kendaraan kecil maupun besar, termasuk sedan, SUV, van, dan truk pickup,” ujar Presiden Geely, An Conghui pada sebuah acara di Beijing yang dikutip dari Reuters, Kamis 24 September 2020.

Geely yang memiliki 9,7 persen saham di Daimler AG, telah menghabiskan setidaknya 18 miliar yuan atau sekitar Rp 39,2 Trilliun untuk penelitian dan pengembangan SEA.

SEA menggunakan lebih banyak aluminium untuk membuat kendaraan lebih ringan, dengan sistem penggerak depan yang lebih stabil.

Platform tersebut juga memungkinkan Geely untuk mengembangkan teknologi kendaraan yang lebih cerdas, termasuk pengemudian dan konektivitas otonom.

“SEA akan menggunakan sistem baterai dengan umur dua juta kilometer yang dibuat oleh Kontemporer Amperex Technology Co Ltd,” ujarnya.

Geely, yang menjual lebih dari 2 juta kendaraan pada tahun lalu, akan mengembangkan kendaraan berdasarkan arsitektur SEA di bawah sembilan merek lainnya termasuk Geely, Volvo, Smart dan Lynk & Co.

Geely yang berbasis di Hangzhou, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pembuat mobil lain tentang berbagi platform.

sumber: pikiranrakyat.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s