Mobil Listrik Terbaru, VW ID4 Segera Hadir di 3 Negara Ini, CEO VW : Tidak Mengirimkan ke Pasar Asia

PIKIRAN RAKYAT – Pasar mobil global kini mulai beralih ke mobil listrik (electric vehicle/EV) menggantikan mobil dengan bahan bakar fossil yang tidak ramah lingkungan, meskipun belum bisa sepenuhnya.

Banyak negara yang telah mempersiapkan infrastruktur seperti stasiun pengisian untuk mobil listrik, dengan tujuan mendukung kehidupan bebas emisi gas karbon yang sering digaungkan.

Setiap tahun, pengembang mobil terus menambah unit mobil listrik agar memenuhi kebijakan setiap negara dan kebutuhah pasar yang beralih ke energi ramah lingkungan.

Saat ini kemampuan mobil listrik hampir menyamai mobil konvensional, berkat riset dan inovasi yang terus dikembangkan oleh perusahaan mobil di seluruh dunia.

Pada ajang mobil, perusahaan mobil berusaha menampilkan konsep mobil listrik yang mutakhir, salah satunya Volkwagen (VW) yang memperkenalkan VW ID4.

VW ID4 atau sebelumnya dinamai ID Crozz ketika masih berupa konsep adalah generasi kedua dari pendahulunya ID3.

Sebelumnya, kendaraan seri pertamanya, ID3, hanya dijual di Eropa. VW tentu akan memperlebar sayap untuk memasarkan mobil listrik ini ke negara lainnya.

Namun, calon pembeli mobil listrik Volkswagen di Asia tampaknya harus lebih lama menunggu kehadiran sport utility vehicle (SUV) VW ID4, sebab perusahaan Jerman itu memilih Eropa dan Amerika sebagai pasar penjualan utama.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Antara, mobil listrik VW yang menggunakan platform terbaru modular electric drive matrix (MEB) itu akan menyasar pasar otomotif yang sudah “matang”, seperti negara Amerika Serikat, Eropa hingga China dikutip dari situs Economic Times pada Sabtu 19 September 2020.

CEO Volkswagen Brand Ralf Brandstatter mengatakan VW tidak mengirimkan ID4 ke pasar Asia, termasuk India walaupun VW memiliki pabrik di sana, dengan alasan negara-negara Asia masih membutuhkan pengembangan infrastruktur mobil listrik.

“Saat ini, kami merasa pasar di sana belum matang. Perlu pengembangan infrastruktur mobil listrik yang terlalu mahal untuk pasar itu,” ujar Ralf Brandstatter.

Ralf tidak menjelaskan kapan mobil itu akan diluncurkan di Eropa dan AS, demikian mengenai kapan mobil itu akan dijual di China.

Selain Eropa dan Amerika, satu-satunya negara Asia yang mungkin akan didatangi VW ID4 adalah China. Alasannya, pasar mobil listrik di China sudah berkembang.

Ralf menjelaskan, perusahaan perlu mempelajari prospek kendaraan listrik yang lebih terjangkau di negara-negara dengan infrastruktur yang belum berkembang.

Ralf mengatakan, negara dengan infrastruktur kendaraan listrik yang terbatas dapat mencoba peluang sepeda motor listrik karena faktor investasi dan harga jual yang lebih terjangkau.

Namun, VW tetap menilai bahwa Asia merupakan pasar mobil listrik yang potensial di masa mendatang. Pabrikan yang berbasis di Stuttgart itu menargetkan penjualan 500 ribu unit ID4 di seluruh dunia hingga tahun 2025.*** (Mohammad Irsyad)

sumber: pikiranrakyat.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s