Elon Musk Diam-Diam Cicipi Mobil Listrik VW

Tesla Perkenalkan Truk Pikap Listrik Canggih

Liputan6.com, Jakarta – Saat berkunjung ke Jerman, Elon Musk , CEO Tesla, menyempatkan diri untuk bertemu dengan Herbert Diess, CEO Volkswagen Group. Elon dan Herbert dikabarkan berbincang-bincang selama dua jam di bandara Brunswick.

Dilansir Autonews, Elon Musk rupanya sempat mencicipi mobil listrik kompak VW ID3. Selain itu, Musk juga melirik SUV listrik ID4 yang direncanakan meluncur akhir tahun 2020.

Pihak Volkswagen sendiri mengiyakan Herbert Diess bertemu dengan Elon Musk, namun enggan berkomentar mengenai isi pertemuan kedua tokoh penting tersebut.

Sebelumnya Herbert Diess terang-terangan memuji keberhasilan Elon Musk. Bahkan di laman resmi LinkedIn-nya, Herbert Diess mengatakan pabrik baru Tesla akan memicu tren teknologi otomotif masa depan di Jerman.

” Tesla (Elon Musk) akan berkompetisi sesuai ekspektasi di Jerman dan memicu transformasi industri secara signifikan, ” pungkas Herbert Diess.

Elon Musk Pendiri Tesla Kritik Keras Kebijakan Lockdown Saat Pandemi Corona

Pandemi Virus Corona atau Covid-19 membuat sejumalah negara memberlakukan kebijakan lockdown, atau penguncian wilayah untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Namun hal tersebut ternyata mendapatkan kritik keras dari pendiri merek mobil listrik Tesla, Elon Musk.

Melansir Reuters, disitat dari beberapa tweet Elon Musk di akun twitter pribadinya, pria yang juga membuat SpaceX ini menyebutkan tindakan penguncian wilayah adalah fasis, karena memenjarakan orang secara paksa di rumah.

“Panik Virus Corona adalah bodoh,” ujar Elon Musk.

Sementara itu, Elon Musk juga mengapresiasi langkah Texas yang telah membuka beberapa pembatasan sosial. Namun, ia juga masih mengeluhakan beberapa wilayah di Amerika Serikat yang melanjutkan pembatasan sosial karena virus yang pertama kali teridentifikasi di Wuhan, Cina tersebut.

“Berikan orang-orang kebebasan mereka kembali. Buka kembali dengan hati-hati dan perlindungan yang sesuai, tetapi jangan menempatkan semua orang di bawah tahanan rumah secara de facto,” ujar Musk dalam tweet terbarunya.   

Cara Elon Musk

Selama pandemi berlangsung, Musk memang tidak terlalu mengurangi kegiatannya. Bahlan, miliarder ini masih ke kantornya, tetapi tidak dengan karyawan-karyawannya. Musk menilai masyakat bereaksi berlebihan terhadap pandemi.

Musk berpendapat kepanikan terhadap Corona jauh melebihi virus itu sendiri. Namun, Musk berkomitmen untuk membantu mengamankan ventilator yang sangat dibutuhkan.

Pada 23 Maret 2020, Gubernur Gavin Newsom mengumumkan bahwa 1.000 ventilator milik Musk telah tiba di California. 

sumber: liputan6.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s