Peminat Mobil Listrik Terus Naik, Tesla Bekas Laris Manis

Tesla Model 3

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah survei terbaru menyatakan, dari tiga besar mobil bekas paling cepat terjual, Tesla menduduki peringkat teratas. Hasil tersebut, diperoleh dari penelitian yang dilakukan iSeeCars terhadap 4,4 juta mobil baru dan bekas yang dijual dari Maret hingga Juni 2020.

Melansir Carscoops, kendaraan bekas yang paling cepat laku, adalah Tesla Model 3 dengan rata-rata 29,3 hari untuk berpindah ke garasi konsumen.

“Tesla Model 3 mulai melakukan pengiriman pada 2018, dan karena sangat baru di pasar, ada sedikit inventaris versi bekas,” jelas Kepala Eksekutif iSeeCars, Phony Ly.

Penjualan yang cepat ini juga karena Tesla Model 3 yang merupakan roda empat paling murah dari jenama mobil listrik Negeri Paman Sam. Selain itu, jumlah pre order yang paling tinggi dari semua line-up yang diproduksi juga memengaruhi ketertarikan pembeli mobil kendaraan ramah lingkungan.

“Waktu tunggu yang lama membantu mendorong lebih jauh permintaan yang tinggi untuk kendaraan yang telah dipertahankan di pasar sekunder,” tambahnya.

Dua Mobil Tesla

Dua model Tesla lainnya, menempati posisi 10 besar dalam penjualan mobil bekas tercepat. Model X menempati peringkat enam, dengan rata-rata 46,6 hari terjual, dan Model S berada di urutan ke 10.

Sebagai informasi, di tempat kedua mobil bekas yang paling cepat laku, ada BMW X6 dengan rata-rata 43 hari terjual. Lalu, ada Subaru BRZ (44,5 hari), Toyota Yaris (44,8 hari), dan Honda Civic (47,4 hari).

Infiniti Q60 berada di posisi ketujuh (49,4 hari), diikuti oleh Honda Accord (50 hari) dan Toyota Corolla Hatchback (50,2 hari).

Dibanderol Rp1 Miliaran, Ini Alasan Orang Kaya Beli Mobil Listrik Tesla

Sejak resmi meluncur di Indonesia, mobil listrik Tesla sukses menarik perhatian karena dinilai memiliki beragam fitur canggih dan lebih ramah lingkungan.

Sederet artis dan pengusaha juga berbondong-bondong memilih Tesla sebagai salah satu kendaraan mewah yang terparkir di garasi rumah.  

Melihat hal tersebut, Rudy Salim, Presiden Direktur Prestige Motorcars menjelaskan alasan mobil asal Amerika Serikat tersebut menjadi pilihan konsumen Tanah Air.

“Bebas ganjil genap ya kalau di Jakarta mobil listrik itu. Mobil listrik ini juga lebih hemat dari sisi bahan bakar bila dibandingkan dengan mobil konvensional,” kata Rudy di Jakarta.

Selain itu, penggunaan mobil listrik saat ini menjadi kontribusi penting mengurangi polusi udara karena gas buang yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar fosil.

“Kalau mobil konvensional bensinnya bisa Rp4 juta sebulan, sedangkan mobil listrik paling Rp 400 ribu,” ujarnya.

sumber: liputan6.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s