Menko Luhut Target Roadmap Mobil Listrik Selesai dalam Dua Pekan

Menko Luhut Target Roadmap Mobil Listrik Selesai dalam Dua Pekan

Merdeka.com – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa roadmap mengenai program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) diharapkan bisa selesai dalam dua minggu mendatang.

“Saya berharap agar kehadiran regulasi dan roadmap industri KBLBB yang dibahas dari semua kementerian dalam rapat hari ini bisa selesai dalam dua minggu ke depan, sehingga industri KBLBB bisa menjadi industri pionir untuk pasar dalam negeri yang potensial, bukan sekedar menjadikan Indonesia sebagai pasar kendaraan listrik produksi luar negeri,” katanya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu (26/8).

Luhut mengatakan, jika lompatan besar berupa langkah hilirisasi dari bijih nikel menjadi pusat mobil listrik dunia ini berhasil diciptakan, Indonesia bisa meraih keuntungan besar. Sebab, program tersebut dinilai akan bisa menyerap puluhan ribu tenaga kerja. Di sisi lain, ketergantungan terhadap energi fosil bisa dikurangi.

“Sehingga kita mampu tunjukkan kepada dunia bahwa di masa krisis yang sulit seperti ini, kita tidak meratapinya. Tetapi kita sedang bersiap menjadi pemegang kunci industri kendaraan listrik dunia dengan berdikari mengolah hasil kekayaan alam kita sendiri,” imbuhnya.

Dalam pidatonya saat sidang tahunan MPR RI pada 14 Agustus lalu, Presiden Jokowi menyebut hilirisasi sebagai lompatan merebut momentum krisis saat ini. Oleh karena itu, Luhut menegaskan jajaran kementerian/lembaga di bawah koordinasinya untuk menyatukan pandangan untuk mengedepankan kepentingan nasional di balik pelaksanaan program ini.

Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas

Dia juga mengusulkan agar kendaraan listrik nantinya jadi kendaraan dinas operasional kementerian/lembaga serta BUMN/BUMD guna memicu industri tersebut.

“Untuk itu, saya kira penyusunan peraturan lintas kementerian terkait harus diharmonisasikan. Untuk itulah saya pikir perlu adanya dukungan moril dari pemerintah dengan menjadikan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas operasional K/L, BUMN/D, dan dukungan materil lewat insentif fiskal berbasis TKDN sehingga tercipta peta jalan industri yang dapat memicu tumbuhnya industri komponen dalam negeri,” ujar Luhut.

sumber: merdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s