Aturan Ganjil Genap Dukung Motor Bekas dan Listrik Makin Laku

Penjual motor bekas dan pemain industri motor listrik menganggap aturan ganjil genap sepeda motor di Jakarta positif pada penjualan motor bekas dan listrik.

Jakarta, CNN Indonesia — Aturan baru ganjil genap sepeda motor di Jakarta disambut baik pelaku usaha, terutama produsen motor konvensional bekas dan motor listrik.
Pelaku usaha menilai aturan itu dapat mengerek penjualan demi memenuhi kebutuhan mobilisasi masyarakat yang hendak beraktivitas meski terdapat aturan ganjil genap.

“Kalau dari wacana ya bisa ada peningkatan pangsa pasar motor bekas,” kata bagian penjualan dealer motor bekas Antara, Ari melalui sambungan telepon, Selasa (25/8).

Aturan ganjil genap untuk motor tertuang dalam Peraturan Gubernur 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Aturan yang diteken Gubernur Anies Baswedan pada 19 Agustus itu menyebutkan ganjil genap tidak hanya diperuntukkan bakal mobil melainkan juga sepeda motor.

Pada dasarnya aturan ganjil genap sepeda motor sama dengan mobil. Pelat ganjil hanya dapat melintas di jalan yang ditentukan pada tanggal ganjil, begitu juga sebaliknya.

Namun, ganjil genap untuk motor sejauh ini belum terlaksana sebab masih menunggu Keputusan Gubernur dan pedoman teknisnya terbit.

Ari berpendapat ketentuan ini bisa saja tidak berdampak signifikan pada masa pandemi corona (Covid-19). Alasannya pembelian melalui sistem kredit saat ini menjadi lebih sulit lantaran kebijakan pengetatan dari perusahaan leasing.

“Kalau beli langsung lunas sih enggak masalah. Tapi di perkreditan ini keran agak diketatin. Tapi kalau aturannya udah jalan saya berharap pasar motor bekas menggeliat,” kata dia.

Aturan ganjil genap diketahui mengecualikan sejumlah kendaraan, salah satunya kendaraan listrik. Kendaraan listrik bebas melenggang dia area yang berlaku ganjil genap.

Menurut produsen sepeda yang kini juga bermain di industri motor listrik, United, aturan ganjil genap motor perlu diapresiasi. United telah memiliki sejumlah model motor listrik yang siap dipasarkan di Indonesia.

Manajer Electric Bike Division United Andry Dwinanda menilai aturan tersebut dapat ‘memaksa’ masyarakat beralih dari motor bermesin bakar ke tenaga listrik murni.

“Ya bisa saja menjadi laku,” ucap Andry.

Andry juga berpendapat aturan di Jakarta itu sekaligus membentuk pasar motor listrik di Indonesia.

“Masyarakat tentu akan mencari sepeda motor listrik yang sesuai dengan kebutuhan mereka dengan sendirinya. Dengan range Rp20 juta- Rp30 juta saya rasa itu masih masuk,” ucap Andry.

sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s