Pengembangan Motor Listrik Bisa Dorong Industri Kecil

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih. Foto: Dok.Kemenperin.

Jakarta: Pengembangan kendaraan motor listrik dinilai perlu didukung agar bisa lebih banyak digunakan masyarakat. Produksi kendaraan ramah lingkungan dengan melibatkan Industri Kecil Menengah (IKM) lokal sebagai penyedia komponen sekaligus ikut mendorong pelaku industri kecil.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa saat ini komponen otomotif lokal berkualitas sudah banyak diproduksi di Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, Sukabumi, Tegal, Klaten, Purbalingga, Pasuruan, dan Sidoarjo. Bahkan, IKM komponen otomotif tersebut sudah menjadi bagian dari rantai suplai pemegang merek otomotif besar.

“Pemerintah telah menetapkan target 20 persen dari total produksi nasional kendaraan bermotor roda dua pada 2025 merupakan sepeda motor listrik, dengan target sekitar dua juta unit,” kata Gati melalui keterangan tertulisnya, Senin, 24 Agustus 2020.

Gati memaparkan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. Regulasi ini antara lain mengatur tentang tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) bagi industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan industri komponennya.

“Dalam Pasal 8 di Perpres tersebut, disebutkan penggunaan komponen dalam negeri untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai beroda dua dan/atau tiga pada 2019-2023 minimum sebesar 40 persen,” paparnya.

Gati optimistis IKM di sektor otomotif akan berkembang lebih pesat dengan perubahan tren pengguna kendaraan listrik. Sektor otomotif pun saat ini merupakan industri prioritas sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Kami terus membangun komunikasi dan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait dalam mendorong terciptanya iklim usaha yang mendukung serta pembinaan yang berkelanjutan dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Gati menambahkan pihaknya juga mendukung upaya inovator motor listrik yang terus melakukan promosi produk baik pasar domestik maupun global. Langkah tersebut seperti yang telah dilakukan IKM otomotif Katalis Company dengan memamerkan produknya di galeri The Arsenale, Makau.

“Kami mengapresiasi Katalis yang telah berkontribusi dalam menciptakan sepeda motor listrik Katalis EV.1000,” ujar Gati.

Sepeda motor listrik Katalis EV.1000 tersebut merupakan hasil kerja sama dengan The Arsenale, galeri otomotif terkemuka di dunia asal Prancis. Produk dengan komponen buatan dalam negeri mengusung motor listrik berkapasitas 1000 watt yang disokong baterai 48V 45Ah, dengan pengatur berdaya 48-72 Volt.

Motor tersebut mampu dipacu dengan kecepatan 80 km/jam hingga jarak tempuh 90 km dalam sekali isi daya. Desain produk ini mengambil ide dari pesawat tempur dengan kesan kokoh dan garang.

“Kami minta katalis menjaga hak kekayaan intelektual pada desain inovatifnya, seiring upaya untuk terus menerus meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses, kami turut mendukung pelepasan motor listrik Katalis EV.1000 ke The Arsenale, Makau,” pungkas Gati.

sumber: medcom.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s