Harga Minyak Rendah, Pemerintah Diminta Dorong Pemakaian BBM Ramah Lingkungan

Jawaban Pertamina Soal Kabar Penghapusan BBM Jenis Premium

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah dinilai perlu terus mendorong agar masyarakat menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, dengan Ron tinggi. Apalagi, standar EURO 4 saat ini sudah menjadi acuan gas buang bagi kendaraan bermotor.

Terlebih, Indonesia sudah berkomitmen untuk menekan emisi karbon dalam Perjanjian Paris Tahun 2015 silam. Meski kenyataannya Bahan Bakar Minyak (BBM) Ron rendah, seperti Premium saat ini masih banyak dikonsumsi masyarakat.

Guru Besar Universitas Indonesia yang juga Rektor IT PLN, Iwa Garniwa menyampaikan, penghapusan BBM Ron rendah memang mendesak, namun harus tepat momentumnya.

Saat ini, di tengah tren masih terjadi penurunan harga minyak, di mana harga minyak dunia belum kembali ke titik tertinggi, kebijakan tersebut bisa diambil oleh pemerintah.

“Menurut saya sekarang inilah saatnya, tapi digantikan dengan nama, misalnya Premium Ramah Lingkungan dengan harga yang tidak berubah mengingat harga minyak dunia sedang turun. Secara tidak langsung masyarakat dipaksa untuk mengubah konsumsi BBM-nya pada BBM ramah lingkungan,” ujar Iwa di Jakarta, Kamis (30/9/2020).

Iwa mengingatkan, dampak buruk BBM Ron rendah selama ini diasumsikan tidak terlalu terlihat pada kendaraan dengan teknologi lama yang masih banyak di Indonesia, bahkan di Jakarta.

Namun pada lingkungan akan menambah polusi udara khususnya di perkotaan. Persoalan polusi kendaraan ini akan menjadi bom waktu di masa depan, sehingga perlu diambil kebijakan radikal.

Sementara itu, Permen LHK No. 20/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, yang mensyaratkan standar emisi EURO 4, bisa saja diterapkan namun tidak di semua daerah kota mengingat ada persoalan daya beli berbeda.

Ada daerah memiliki daya beli tinggi ada rendah, juga intensitas masing-masing wilayah berbeda untuk penggunaan bahan bakar. Sehingga, kalaupun diterapkan kebijakan ron tinggi, tetap diperlukan klasterisasi daerah, terutama di kota-kota besar.

“Kita tahu di Indonesia lebih dari 400 kota/kabupaten yang sangat beragam kondisi transportasinya,” ujar Iwa.

Negara pengguna BBM Ron rendah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s