Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta untuk Menambah Wilayah, Berikut Dampak-dampaknya

Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta untuk Menambah Wilayah, Berikut Dampak-dampaknya

Merdeka.com – Reklamasi Teluk Jakarta menjadi salah satu proyek yang prosesnya dipenuhi dengan pro dan kontra. Reklamasi ini dianggap dapat memberikan keuntungan bagi DKI Jakarta. Namun di sisi lain, proyek reklamasi ini dinilai akan merugikan para nelayan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, reklamasi adalah pemanfaatan daerah yang semula tidak berguna untuk memperluas tanah (pertanian) atau tujuan lain, misalnya dengan cara menguruk daerah rawa-rawa. Dalam proses kegiatannya, proyek reklamasi ini tidak lepas dari adanya pro dan kontra.

Begitu juga dengan proyek reklamasi di daerah Jakarta, yang selama ini memang banyak menimbulkan pro dan kontra. Rencana reklamasi yang dilakukan di wilayah utara Jakarta tersebut pertama kali dikeluarkan pada zaman orde baru, dengan luas usulan kurang lebih 2.700 hektar. Tujuan reklamasi teluk Jakarta untuk menambah pembangunan di wilayah Jakarta.

Berikut kami paparkan beberapa hal tentang tujuan reklamasi teluk Jakarta beserta dampak positif dan negatif dari kegiatan reklamasi.

Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta

Secara umum, tujuan reklamasi seperti yang dikutip dari pendidikanmu.com, yaitu untuk menjadikan kawasan berair yang rusak atau yang tidak berguna, menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Kawasan baru tersebut biasanya akan dimanfaatkan untuk dijadikan kawasan pemukiman, perindustrian, bisnis dan pertokoan, atau objek wisata. Dalam pandangan perencanaan kota, kegiatan reklamasi pantai merupakan salah satu langkah untuk pemekaran kota.

Mirip seperti tujuan umum dari reklamasi, tujuan reklamasi teluk Jakarta juga untuk menambah pembangunan di wilayah Jakarta. Hal ini karena dianggap tidak mungkin jika dilakukan di wilayah selatan.

Selain itu, tujuan reklamasi teluk Jakarta juga sebagai perbaikan lahan atau area yang tidak terpakai. Tujuan reklamasi teluk Jakarta yang lain adalah untuk menahan pasang surut air laut.

Manfaat Reklamasi

Kegiatan reklamasi memiliki beberapa manfaat, antara lain dari manfaat reklamasi tersebut adalah:

Untuk Perluasan Lahan

Manfaat reklamasi adalah sebagai perluasan lahan bagi wilayah tertentu. Bagi negara yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi, proyek reklamasi bisa menjadi sebuah solusi.

Kegiatan reklamasi dapat dipakai sebagai cara untuk mengatasi kendala keterbatasan lahan, yang selanjutnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi lahan pemukiman baru.

Manfaat reklamasi di sini menggunakan lahan yang didapat tanpa melakukan penggusuran penduduk serta tidak membayar ganti rugi.

Memperbaiki Kondisi Lahan

Manfaat dari reklamasi yang lain adalah untuk memperbaiki kondisi lahan yang rusak. Kawasan berair atau lahan tambang yang sudah rusak atau tak berguna, bisa menjadi lebih baik serta memiliki manfaat dengan adanya proyek reklamasi ini.

Kawasan baru yang dihasilkan dari kegiatan reklamasi tersebut, umumnya akan dimanfaatkan sebagai kawasan pemukiman, bisnis, pertanian, perindustrian, pertokoan serta objek wisata yang menarik.

Dampak Reklamasi

Dampak Negatif Reklamasi Pantai

  • Terjadi peningkatan muka air laut karena area yang sebelumnya berfungsi sebagai kolam telah berubah menjadi daratan.
  • Akibat muka air laut yang semakin tinggi, maka daerah pantai lainnya akan rawan tenggelam, atau setidaknya air asin laut akan naik ke daratan. Hal ini akan membuat tanaman banyak yang mati dan area persawahan tidak bisa lagi digunakan untuk bercocok tanam. Kondisi tersebut banyak terjadi di wilayah pedesaan pinggir pantai.
  • Tempat tinggal hewan dan tumbuhan pantai menghilang, sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu. Apabila gangguan tersebut dilakukan dalam jumlah besar, maka dapat mempengaruhi perubahan cuaca bahkan dapat merusak planet bumi.
  • Terjadinya pencemaran laut akibat kegiatan di area reklamasi. Hal ini dapat menyebabkan hewan laut terancam kehidupannya sehingga nelayan kehilangan lapangan pekerjaan.

Dampak Positif Reklamasi Pantai

Sebagai tambahan daratan buatan hasil dari pengurukan pantai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan.

Daerah yang dilakukan reklamasi menjadi aman terhadap erosi karena konstruksi pengaman sudah disiapkan sekuat mungkin untuk dapat menahan gempuran ombak laut.

Daerah yang ketinggiannya di bawah permukaan air laut bisa aman terhadap banjir apabila dibuat tembok penahan air laut di sepanjang pantai.

Tata lingkungan yang bagus dengan membuat taman sesuai perencanaan, sehingga dapat berfungsi sebagai area rekreasi yang sangat memikat pengunjung.

Reklamasi Teluk Jakarta pun tek lepas dari adanya dampak positif dan negatif tersebut. Dampak positif yang bisa dirasakan dari adanya kegiatan reklamasi teluk Jakarta antara lain sebagai berikut:

Mengantisipasi pasang surut air laut menjadi bendungan untuk menahan kenaikan air laut
Perbaikan wilayah kumuh
Dapat memecah gelombang
Mengurangi risiko abrasi
Menjadi sumber air bersih Jakarta Utara
Namun, dibalik dampak positif tersebut, reklamasi teluk Jakarta juga memberikan dampak negatif yang membuat proyek ini kerap ditentang. Dampak negatif tersebut antara lain:

Mengganggu ekosistem laut
Hewan laut terancam kehidupannya akibat penurunan kualitas air
Menyebabkan nelayan tradisional kehilangan sumber pendapatan
Menjauhkan ikan-ikan sehingga mengurangi hasil tangkapan nelayan
Jarak nelayan untuk menangkap ikan menjadi semakin jauh

sumber: merdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s