Pemprov DKI Bakal Cabut Izin Usaha Toko ‘Ngeyel’ Sediakan Kantong Plastik

Pemprov DKI Bakal Cabut Izin Usaha Toko 'Ngeyel' Sediakan Kantong Plastik

Merdeka.com – Pemprov DKI Jakarta mengancam cabut izin usaha yang melanggar aturan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.

Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Salah satunya mengatur larangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai.

“Kami kasih waktu tiga bulan untuk berubah. Satu bulan teguran tertulis, satu bulan lagi denda administrasi, dan ketiga kita rekomendasikan ke DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) untuk dicabut izinnya,” kata Kabid Pengelolaan Kebersihan, Edi Mulyanto saat dihubungi, Minggu (5/7).

Edi mengatakan Pemprov DKI berkomitmen mengurangi sampah plastik. Edi memaparkan pada tahun lalu, dari 7.500 ton sampah yang masuk ke Bantar Gebang setiap hari. 14 persen atau 1.000 ton diantaranya sampah plastik sekali pakai.

Karena itu, Edi mengimbau masyarakat untuk turut terlibat dalam menekan penggunaan sampah plastik sekali pakai. Siapkan kantong belanja atau goody bag dari rumah. Selain itu, hindari pola hidup konsumtif.

Edi mengklaim diet kantong plastik juga menjadi salah satu upaya menggerakkan UMKM yang membuat kantong belanja.

“Saya harapkan dinas UMKMP bisa bekerja sama dengan pengelola pasar,” terang dia

sumber: merdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s