Pakai Bakul dan Koper, Bule Jerman Ini Gencar Promosi ‘Anti Plastik’

bule belanja no plastic

Jakarta – Seorang bule asal Jerman gencar mempromosikan gerakan anti plastik. Ia punya cara kocak saat belanja menggunakan koper, bakul hingga kaleng kerupuk.

Bule bernama Frederik Neust atau akrab disapa Fred Neust ini dikenal sebagai aktivis pencinta lingkungan. Pria berusia 28 tahun ini sudah lama menetap di Indonesia dan selalu menunjukkan rasa cintanya pada lingkungan. Fred bahkan gencar melakukan kampanye untuk meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai.

Beberapa tahun belakangan, Fred sudah melakukan banyak aksi yang bertujuan untuk kampanye mengurangi penggunaan plastik, khususnya kantong plastik sekali pakai. Saat itu di Indonesia belum membatasi penggunaan plastik sekali pakai tapi Fred sudah memulai aksinya.

Ia mengunggah beberapa foto lewat Facebook serta Instagram yang menunjukkan aksinya saat membatasi penggunaan plastik sekali pakai. Beberapa foto menunjukkan Fred sedang berbelanja di pasar tradisional dan supermarket tanpa plastik sekali pakai.

Ia membawa berbagai wadah unik mulai dari traffic cone, koper, kaleng kerupuk hingga alat angkut barang. Saat belanja ke pasar tradisional, Fred juga tak lupa memboyong bakul yang terbuat dari anyaman bambu. Ia asyik belanja sayur sambil menggendong bakul menggunakan kain jarik.

Cara unik ini tentu saja hanya sebagai gerakan kampanye anti plastik sekali pakai. Selebihnya, Fred akan belanja menggunakan tas yang bisa digunakan berulang kali.

“Setelah lama menunggu, bekerja dan berjuang untuk larangan plastik di Jakarta, jadi sejak tahun lalu, saya mulai untuk coba beberapa alternatif. AYO KITA BUAT INI DILAKUKAN DI SELURUH INDONESIA!!,” tulis Fred dalam unggahan Facebooknya.

Fred berharap larangan penggunaan plastik sekali pakai ini tidak hanya berlaku di Jakarta tapi juga di kota lain di Indonesia seperti Bali, Banjarmasin dan kota-kota besar lainnya.

“Alternatif kreatif yang mana akan kamu coba selain tas reusable? And what’s your fave of mine. Tetap kreatif.. tetap sehat (dan kamu harus cuci juga alternatif yang kamu pakai untuk menghindari penyebaran kuman) dan tidak lagi gunakan plastik sekali pakai demi lingkungan Indonesia kita,” beber Fred.

Fred bukan kali ini saja melakukan aksi cinta lingkungan. Beberapa tahun lalu Fred berkunjung ke Gili Trawangan hanya untuk membersihkan sampah plastik yang tercecer di pesisir pantai. Berbagai sampah plastik yang berserakan membuat Fred merasa perlu bergerak.

Di Indonesia, Fred tergabung dalam komunitas 1000 Guru yang punya agenda rutin untuk membantu gerakan pendidikan di Indonesia. Fred mengatakan di Indonesia sangat banyak anak cerdas namun fasilitas dan sarana belajarnya kurang memadai.

sumber: detik.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s