Cegah Karhutla di Sumsel, TNI Mulai Tebar Garam demi Bikin Hujan Buatan

Komandan Lanud SMH Palembang, Kolonel Pnb Firman Wirayuda (Raja Adil-detikcom)

Palembang – Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 20 Mei. Pihak TNI pun menyiapkan 10 helikopter untuk membantu pencegahan karhutla.

“Sekarang kami memang sudah ditetapkan Siaga Karhutla. Saya juga sudah laporkan kepada Pak Gubernur untuk persiapan 10 helikopter,” terang Komandan Lanud SMH Palembang Kolonel Pnb Firman Wirayuda, Rabu (24/6/2020).

Firman mengatakan pihaknya telah menyiapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) berupa hujan buatan di Sumsel. Hal ini dilakukan untuk membuat lahan gambut tetap basah.

“Jadi kami bukan bicara persiapan lagi, tapi sudah pelaksanaan 1 bulan. Memang kami sudah diprediksi BMKG kemarau ini mulai pertengahan Juni. Jadi dua minggu sebelum itu kami buat TMC supaya gambut ini tetap lembap,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya bakal mencegah api membesar. Hal ini dilakukan agar karhutla tidak meluas sehingga malah sulit dipadamkan.

“Jangan nunggu api besar. Kalau ada api, langsung padamkan. Karena kalau sudah meluas, ini nanti sulit dipadamkan,” ujar Firman.

Khusus untuk TMC, tercatat sudah ada 30 ton lebih garam yang ditebar dari pesawat TNI. Garam tersebut disebar di wilayah rawan karhutla, seperti Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Dia juga mengatakan petugas terkait karhutla dilengkapi peralatan sesuai standar pencegahan COVID-19. “Ya, semua kami siapkan peralatan sesuai standar COVID-19. Klinik juga kami siapkan untuk penanganan,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s