Pantau Karhutla, Jambi Pasang CCTV di Hutan Gambut

Pantau Karhutla, Jambi Pasang CCTV di Hutan Gambut

Jambi, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mulai meningkatkan antisipasi dini pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki awal musim kemarau Juni – Juli. Antisipasi dini karhutla di dearh itu dilakukan melalui pemantauan karhutla di kawasan-kawasan perkebunan dan hutan rawan karhutla. Kemudian sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan terhadap warga masyarakat sekitar hutan dan perusahaan perkebunan maupun kehutanan terus diintensifkan.

“Antisipasi dini karhutla di Jambi saat ini terus ditingkatkan melalui pemantauan kawasan-kawasan rawan karhutla, termasuk dikawasan hutan dan lahan gambut. Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sudah memsang dua unit kamera pemantau (CCTV) di lokasi rawan karhutla, yaitu di Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam dan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londrang, Kabupaten Tanjungjabung Timur. Selain itu patroli terpadu dan pemantauan hotspot (titik panas) juga mulai diintensifkan,” kata Gubernur Jambi, Fachrori Umar di Jambi, Rabu (17/6/2020).

Menurut Fachrori Umar, salah sati kawasan hutan yang mendapat prioritas dalam pencegahan karhutla di Jambi, yakni kawasan hutan dan lahan gambut. Luas hutan dan lahan gambut di Jambi yang sangat rawan karhutla di Jambi mencapai 617.562 hektare (ha). Hutan dan lahan gambut tersebut tersebar di Kabupaten Muarojambi, Tanjungjabung Timur, Tanjungjabung Barat, Sarolangun, Merangin dan Kota Jambi.

“Pemprov Jambi berupaya meminimalisir dan mengantisipasi karhutla tahun ini dengan cara mengoptimalkan pencegahan dengan melibatkan semua unsur, baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Para pemangku kepentingan harus lebih siaga mencegah kebakaran hutan dan lahan agar tidak terjadi bencana karhutla dan asap seperti tahun lalu,”katanya.

Dijelaskan, upaya lain yang dilakukan Pemprov Jambi mencegah karhutla, yaitu meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, kabupaten dan kota. Kemudian bekerja sama dengan Polda Jambi dan PT Telkom membuat program asap digital, yaitu pemasangan CCTV pada areal kehutanan dan perkebunan, bekerja sama dengan PT Telkom. Selain itu Jambi juga sudah menyiapkan regu dan sarana prasarana karhutla di setiap perusahaan pemegang izin kehutanan dan perkebunan.

Harus Gencar

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi Jambi, Rudy Syaf di Jambi, Rabu (17/6) menegaskan, pencegahan karhutla di Jambi perlu digencarkan agar jangan sampai terjadi karhutla di musim kemarau nanti. Kegagalan pencegahan karhutla di awal musim kemarau berpotensi menyebabkan terjadinya bencana karhutla seperti tahun lalu.

Dikatakan, karhutla di Provinsi Jambi tahun lalu menyebabkan kerusakan hutan hingga 157.137 ha. Sekitar 101.418 ha atau 64% kebakaran hutan di Jambi terjadi di kawasan hutan dan lahan gambut. Karhutla di Jambi tahun lalu terjadi pada pada seluruh penggunaan kawasan hutan dan lahan. Baik itu kawasan hutan tanaman industri (HTI), perkebunan sawit, hak pengelolaan hutan (HPH), lahan restorasi ekosistem, konservasi dan hutan lindung.

“Areal HTI yang terbakar di Jambi tahun lalu mencapai 10.194 ha, HPH 8.619 ha, hutan lindung 6.712 ha, restorasi ekosistem 6.648 ha, taman nasional 3.395 ha, taman hutan raya 801 ha,”katanya.

Sumber: BeritaSatu.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s