Wah! Makanan Seafood Bisa Jauh Lebih Murah Di Masa Depan !

5 Must-Try Seafood Restaurants in Surabaya - Whats New Indonesia

Kalo malem malem laper, pasti enaknya makan seafood. Mau di warung pinggir jalan atau di restoran kalo enak pasti bakal laku.

Biasanya kalo di restoran seafood mungkin kita biasanya pesen ikan bakar, cumi bakar, kerang, udang rebus, lobster, dan lain-lain yang pokoknya enak dah!

Tapi nih, biasanya waktu makan kita pasti ketagihan dan pesen lagi sampe kenyang atau bahkan nyaris muntah gara gara kekenyangan.

Giliran liat bon dateng, wah keok dah! Mahal banget cuy!!

Bayangin aja, paling murah kita harus bayar 50.000-100.000 per orang buat makan seafood. Itu paling murah lho, gimana kalo yang lebih mahal?? Bonyok dah!

Tapi di masa depan nanti, kita bisa makan seafood jauh lebih murah. Bahkan bisa lebih murah hingga 10 kali lipat atau bahkan lebih murah lagi! Gila kan?

Lalu gimana caranya? Jadi gini penjelasannya.

Sebuah laboratorium di Singapura sedang mencoba untuk mengembangkan hewan hewan laut seperti udang, lobster, kerang, dan lainnya.

Jadi, penelitian ini sendiri dilakukan oleh sebuah perusahaan startup yaitu Shiok Meats.

Perusahaan asal Singapura ini diprediksi akan menjadi perusahaan pertama yang dapat membuat udang sendiri di laboratorium tanpa mengambil dari laut.

Secara teknis, udang dari startup ini dibuat dengan mengekstrak sel dari udang. Sel sel tersebut akan diberi nutrisi dan dijaga suhunya tetap di suhu 28 derajat celcius. Nantinya setelah itu sel tersebut akan berubah menjadi daging. Hebat bukan??

Bahkan biaya produksi seafood tersebut bisa saja dikurangi hingga menjadi jauh lebih kecil.

Sebagai contoh, jika kita membutuhkan dana $5000 untuk memproduksi udang, maka bisa dikurangi hingga $50 saja. Mantap bukan??

Kalau begini, harga makanan seafood yang biasanya mahal dan bikin kantong jebol jadi murah banget.

Bahkan ada juga daging lain seperti sapi dan ayam pun juga bisa dibuat dengan cara ini.

Metode ini sendiri dilakukan karena saat ini populasi hewan laut sangat terancam karena penangkapan besar-besaran yang disebabkan oleh permintaan seafood yang begitu tinggi.

Tentunya cara ini bisa ikut mengurangi penangkapan hewan laut secara besar-besaran karena tidak perlu menangkap hewan laut.

Tapi anda jangan senang dulu karena daging yang dihasilkan dari metode ini dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker.

Walaupun begitu, kita lihat saja perkembangannya nanti agar nantinya kita bisa makan seafood tanpa bikin kantong jebol.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s