Wabah Virus Corona Menggoncang Bisnis Mobil Listrik China

Tesla Factory Shangai

Saat ini kita tahu bahwa virus corona tengah menyebar di China dan berbagai engara lainnya di dunia. Seperti yang dibahas oleh banyak orang, banyak hal yang mengalami gangguan seperti bidang bisnis karena wabah ini.

Hal itu benar adanya karena saat ini perusahaan mobil listrik di China sedang mengalami penurunan permintaan.

Menurut laporan asosiasi pembuat mobil China, CPCA penjualan mobil di bulan Februari turun hingga 50 % setelah sebelumnya turun 20% pada bulan Januari kemarin.

Penjualan mobil listrik bahkan mengalami penurunan yang lebih parah yaitu sebesar 68%.

Sebagai contoh, perusahaan mobil listrik terbesar di China yaitu BAIC yang menjual mobil listrik terbanyak hanya terjual sebanyak 150.000 mobil. Angka inipun sudah menjadi angka penjualan terbesar bila dibandingkan dengan perusahaan lainnya.

Selain itu, ada juga perusahaan mobil listrik Nio yang harus berjuang mati-matian untuk bertahan karena hanya dapat menjual 1598 mobil pada bulan Januari kemarin.

Tentunya hal ini disebabkan oleh adanya wabah virus Corona yang secara tidak langsung mengurung warga China di rumah untuk waktu yang cukup lama.

Selain itu, kebijakan pemerintah China yang memotong subsidi untuk produksi mobil listrik juga ikut menggoncang bisnis mobil listrik.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s