Antara Bisnis dan Krisis Iklim Global

Opini — Saat ini, hampir di semua negara mulai menaruh perhatian besar terhadap isu kerusakan lingkungan, contohnya permasalahan global warming. Sebuah kesyukuran semua pihak mulai ikut andil dalam sumbangsi ide-ide terkait penyelamatan lingkungan hidup.

Realisasi penyelamatan lingkungan terbilang masih sangat kurang, banyak penelitian yang berkembang di area social accounting disclosure memperlihatkan bahwa pihak perusahaan melaporkan kinerja lingkungannya masih sangat terbatas.

Semua orang tahu, sebuah perusahaan dikatakan memiliki perhatian yang baik kalau sudah mempertontonkan keterlibatannya dalam aksi peduli lingkungan. Betul tidak? Iya, karena  segala sesuatu itu butuh bukti.

Nah, salah satunya itu perusahaan harus ada pelaporan mengenai kontribusinya terhadap lingkungannya, kalau bahasa kerennya anak akuntansi itu akuntansi lingkungan.

Sekarang ini, pelaku industri dituntut untuk bukan cuman siap bersaing dengan industri dalam negeri aja tapi juga industri luar negeri. Oleh karena itulah, negara-negara di Asia sepertinya sangat berupaya agar industri dalam negerinya tidak kalah saing di pasar global terutama di pasar Asia pada era masyarakat ekonomi Asia nanti.

Akhirnya, lingkungan menjadi korban dari persaingan ini. Kenapa? karena lingkungan adalah instrumen penting yang tidak bisa dipisahkan dari produksi suatu perusahaan, ada hubungan sebab akibat antara proses produksi, barang yang dihasilkan dan lingkungan.

Apasih Akuntansi Lingkungan?

Jadi biar gak tegang, Akuntansi lingkungan itu lebih ke hasil modernisasi tentang kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar biar gak ada yang dirugikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang pelaporaannya itu wajib jadi ada hitam diatas putih sebagai bukti.

Nah, di dalam pelaporan itu ada angka yang menunjukkan biaya riil atas input dan proses bisnis, memastikan biaya, kualitas, dan jasa serta merincikan biaya yang tersembunyi yang pada akhirnya meningkatkan performance perusahaan di bidang pengelolaan lingkungan.

Di Indonesia sendiri, pencemaran lingkungan sudah sampai ditahap yang mengkhawatirkan. Seperti, adanya limbah dimana-mana, sampah berserakan yang umumnya itu dihasilkan dari aktivitas industri dari pabrik, rumah sakit, dan hotel. Betapa mirisnya negeri tercinta kita ini.

Terus, solusinya gimana?

Tahun baru membawa berita baru bahwa semakin meningkatnya pembangunan akan menyebabkan semakin meningkatnya dampak terhadap lingkungan. Keadaan ini mengindikasikan perlunya upaya pengendalian dampak lingkungan hidup.

Akuntansi lingkungan ini bisa dibilang masih baru sih dan memang perlu pengembangan. Besarnya dampak eksternalities ini terhadap kehidupan masyarakat membuat masyarakat juga sedikit menuntut manfaat perusahaan yang bisa dirasakan secara langsung.

Itulah yang menyebabkan timbulnya rasa keterbukaan perusahaan untuk melakukan kontrol terhadap aktivitas yang dilakukan. Perkembangan teknologi yang cepat dan mudah membawa perusahaan pada keefesiensian dan keefektifan dalam bekerja dan sering mengabaikan aspek-aspek lingkungan.

Maka, perlu adanya kesadaran masyarakat Indonesia khususnya akan pentingnya kepedulian lingkungan baik dari pihak perusahaan maupun masyarakat sekitar.

sumber: suarajelata.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s