Tren Untuk Tidak Membeli Baju Baru Demi Lingkungan Mulai Menyebar di Swedia

woman shopping

Seperti yang kita tahu, membeli baju baru menjadi suatu kebiasaan yang lumrah dilakukan oleh masyarakat. Apalagi di zaman sekarang, fashion sudah sangat berkembang sehingga banyak orang pun berbondong-bondong membeli baju baru untuk mengikuti tren yang ada.

Namun, sekarang ada tren di Swedia yang menolak untuk membeli baju baru. Tren ini sendiri disebut “kopskam” yang berarti rasa malu yang terkait dengan belanja. Tentunya hal ini dilakukan oleh para anak muda Swedia untuk menyelamatkan lingkungan.

Menurut mereka, industri pakaian sudah merusak bumi sehingga mereka pun memutuskan untuk itdak membeli baju baru. Fakta ini pun juga diperkuat oleh laporan PBB yang mengatakan bahwa industri fashion menghasilkan lebih banyak emisi karbon daripada penerbangan pesawat dan pelayaran kapal pesiar.

Tren “kopskam” ini bertujuan untuk menghentikan budaya konsumerisme yang biasanya memboroskan dan tidak penting untuk dilakukan. Tentunya budaya ini mulai berdampak buruk bagi industri fashion.

Tren ini pun mengakibatkan peningkatan penjualan baju bekas di Swedia sehingga nantinya baju bekas tidak lagi dianggap sebagai baju murahan di Swedia.

Tren untuk menjaga lingkungan seperti ini bukanlah yang pertama kali dicetus. Sebelumnya, aktivis lingkungan Swedia Greta Thunberg juga mencetuskan gerakan “flygskam” yang berarti tidak menaiki pesawat karena dapat meningkatkan emisi karbon.

Tentunya tren-tren ini bisa memunculkan tren lainnya di Swedia dan dunia yang pada akhirnya akan berdampak pada industri makanan, pakaian, dan juga transportasi.