B30 Bahan Bakar Ramah Lingkungan yang Mulai Diterapkan 2020 untuk Riau Lebih Baik

B30 Bahan Bakar Ramah Lingkungan yang Mulai Diterapkan 2020 untuk Riau Lebih Baik

PEKANBARU – Pemerintah Indonesia melalui PT Pertamina sebagai perusahaan energi nasional terus melakukan pengembangan energi terbarukan. Provinsi Riau menjadi salah satu dari lima provinsi yang mendapatkan kebijakan penerapan B30 oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, sejak lama ingin Bumi Lancang Kuning menjadi percontohan pengembangan energi terbarukan, yaitu B30.

“Alhamdulillah, kita jadi salah satu provinsi percontohan, pengembangan B30. Selain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh dan Kepulauan Riau. Tahun 2020, insyaAllah diterapkan B30 di Riau,” kata Syamsuar kepada GoRiau.com, Minggu (29/12/2019).

Dampak dari pengembangan B30 di Riau, dikatakan Syamsuar, membantu menjaga kestabilan harga sawit di Riau. Artinya, bahan baku B30 yang sudah disediakan masyarakat atau petani sawit bisa dimaksimalkan lagi oleh Pertamina. Dengan adanya energi terbarukan ini, dapat mendongrak pertumbuhan ekonomi di Riau.

“Riau sebagai percontohan pengembangan B30, dengan ketersediaan minyak mentah dan CPO kita yang terbesar di Indonesia, menjadi contoh pemanfaatan B30. Sehingga kemandirian energi di Riau khususnya, dapat tercapai dan inIndonesia lebih unggul dimasa yang akan datang,” ungkap Syamsuar.

Mantan Bupati dua periode ini menambahkan, keuntungan Riau menjadi percontohan pengembangan B30 diharapkan dapat dirasakan petani sawit. Dampak juga terhadap penerimaan DBH dan sektor migas lainnya dan CPO.

“Jika ada peningkatan penerimaan, maka terjadi peningkatan pelayanan oleh pemerintah pusat dan infrastruktur kita bisa tersedia dengan baik. Yang berdampak terhadap kesejahtraan masyarakat untuk Riau yang lebih baik,” jelas Syamsuar.

Kebijakan B30 pada bahan bakar jenis diesel ini diterapkan pada produk Dexlite dan Biosolar, sesuai Kepmen ESDM No 227 Tahun 2019. B30 merupakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, karena emisi gas buang memiliki tingkat pencemaran yang rendah tanpa mengurangi performa kendaraan. B30 juga lebih efisien dalam penggunaan bahan baku minyak mentah.

FAME sebagai bahan campuran B30 juga memiliki “Soap Effect”, yakni dapat membersihkan saluran pembakaran dengan mengangkat endapan sisa pembakaran kendaraan. Sehingga memiliki pembakaran yang relatif bersih dan ramah lingkungan. ***

sumber: goriau.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s