Serius Tangani Sampah, Pemkab Ciamis Tak Berambisi Buru Adipura

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mencoba motor roda tiga pengangkut sampah. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)

Ciamis – Pemkab Ciamis menilai sampah merupakan persoalan krusial di setiap daerah. Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Ciamis mendatangkan 14 armada dan 6 unit kontainer sampah di penghujung 2020.

14 armada itu terdiri 1 unit amrol truk, 2 unit dump truck, 5 unit motor roda tiga bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 5 unit motor roda tiga dan 1 unit mobil pikap bantuan Pemprov Jabar dan 6 unit kontainer.

“Ini bukti keseriusan kita dalam penanganan sampah. Sengaja kita buat penyerahan ini supaya para ASN bisa membantu mensosialisasikan supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Bupati Ciamis Herdiat Sunarya usai mencoba motor roda tiga pengangkut sampah di Pendopo Ciamis, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019).

Ia menyebut penanganan sampah perlu dilakukan sejak dini ketika masih bisa tertangani. Bila sampah tak tertangani, sambung dia, 5-10 tahun mendatang sampah akan menumpuk seperti yang terjadi di kota besar.

“Sejak saat ini kita berbenah, sampah yang ada di Ciamis sejauh ini bisa tertangani. Terlebih lagi bila kesadaran masyarakat terhadap sampah meningkat,” jelas Herdiat.

Herdiat ingin mewujudkan Ciamis bersih dan Ciamis sehat. Ia menegaskan Pemkab Ciamis tak berambisi memburu penilaian Adipura.

“Mau dapat Adipura atau tidak, itu tidak masalah. Penanganan sampah ini bukan untuk mencari gelar apa-apa. Karena kebersihan adalah kebutuhan, yang jelas kami ingin serius menangani sampah,” ujar Herdiat.

Di hadapan para pesapon (petugas kebersihan jalan), Herdiat berharap mereka semakin rajin serta giat melaksanakan tugasnya membersihkan jalan dan taman. Ia mengingatkan agar para PNS di Ciamis menjadi pelopor di bidang kebersihan dan menularkannya kepada masyarakat.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Ciamis Erwan Darmawan menuturkan sampah rumah tangga warga Ciamis saat ini mencapai 120 ton per hari. Ia mengakui saat ini tak tertangani secara maksimal.

Salah satu upayanya dengan mendirikan bank sampah. Itu sangat signifikan dalam menangani sampah di Ciamis. Armada baru tersebut sebagian akan didorong ke bank sampah yang ada di Ciamis. Sebagian digunakan untuk pelayanan keliling dan di UPTD.

“Saat ini kita dukung bank sampah, karena pengaruhnya sangar dirasakan. Juga diharapkan masyarakat lebih giat lagi dalam mengurai sampah, jadi tidak hanya membuang sampah pada tempatnya,” ujar Erwan.

sumber: detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s