Rusak Parah! Udara di Jakarta Sehat Hanya 34 Hari dalam Setahun

Image

AKURAT.CO, Polusi udara di Jakarta memang bukan menjadi permasalahan baru yang dihadapi oleh warga ibukota dan sekitarnya. Permasalahan ini telah begitu lawas, tapi seolah-olah masih dianggap hal sepele.

Padahal, ancaman kesehatan pernafasan dan lainnya menjadi taruhan orang banyak. Berdasarkan penelitian ilmiah, polusi udara menjadi penyebab utama beberapa penyakit berbahaya seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, bahkan kanker paru.

Ancaman kesehatan pun semakin nyata, pasalnya lebih dari hitungan setengah tahun, dalam satu tahun udara di Jakarta jauh dari kata sehat. Hal itu disampaikan juru kampanye Iklim dan Energi LSM Greepeace, Bondan Andriyanu, dalam media briefing “Bersihkan Udaraku” di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, (18/6).

“Dari data kita pada tahun 2018, dalam setahun itu udara tidak sehat di Jakarta ada sebanyak 196 hari, selama 123 hari tingkat udara cukup dan hanya 34 hari baik,” ungkapnya.

Ambang batas baku mutu nasional rata-rata harian PM 2.5 (particulate matter/partikel cair dan padat di udara) secara nasional adalah 65 mg/m3. Sayangnya, keseringan kualitas udara di Jakarta lebih dari angka itu.

“Standar PM 2.5 kita tahu 65 mg/m3, tapi keseringan dari udara tidak sehat itu bisa sampai 2 kali lipat. Bahkan pada Kamis, (13/6) kemarin kita mencatat angka PM 2.5 nya mencapai 180 mg/m3 ini udah makin parah,” tambahnya.

Begitu dominannya udara tidak sehat dalam satu tahun membuktikan bahwa polusi udara bukan hal biasa lagi.

“Kondisi ini sudah menunjukkan betapa polusi udara Jakarta sudah sangat parah, membahayakan kesehatan orang-orang. Sumber polusi gak cuma dari kendaraan bermotor, sumber pencemaran di sekeliling Jakarta juga makin banyak pembakaran sampah, asap industri segala macam,” lanjutnya.

Kerena permasalahan besar ini masih diabaikan, Greenpeace Indonesia bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyatakan penyampaian gugatan warga negara kepada sejumlah institusi pemerintah.

Hal itu dilakukan untuk menuntut pemenuhan hak menikmati udara bersih di ibukota dengan melibatkan lebih dari 50 orang calon penggugat yang merasa dirugikan oleh udara yang buruk. Gugatan akan dilayangkan kepada Presiden, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Banten.[]

Sumber: akurat.co

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s