Jakarta Punya Polusi Buruk, Ini 5 Cara Mencegahnya

Beberapa waktu lalu, sempat terjadi pembicaraan viral mengenai polusi di Jakarta. Seorang warganet mengunggah capture tentang kadar polusi dari AirVisual, situs penyedia peta polusi online harian untuk kota-kota besar di dunia.

Ditunjukkan, bahwa per hari Rabu (26/6/2019), AQI (Air Quality Index) kota Jakarta berada di angka 160. Ini menandakan udara di ibu kota tidak sehat (Unhealthy).

Diminta keterangan terkait hal ini, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih, mengaku belum melihat secara langsung data dari AirVisual. Ia merasa udara di Jakarta baik-baik saja.

“Intinya kami sendiri tidak ada permasalahan dicek di lab LH. Kami tidak terlalu merespon data realtime,” kata Andono dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Andono mengatakan masalah kualitas udara bisa berubah. Ia mengatakan bahwa diharapkan masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan dari AirVisual tersebut.

“Info itu harus dilihat hal yang berimbang. karena begini, masalah udara sangat dinamis. Itu bisa berubah dalam jam atau menit,” ujar Andono.

“Kita ambil positif bahwa itu sebagai pengingat bagi warga untuk di waktu tertentu lebih aware,” pungkasnya.

Lalu, sebagai masyarakat Indonesia, terutama yang hidup di Jakarta, apakah ada hal yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari polusi udara yang mungkin membahayakan kesehatan?

Tips Melindungi Diri dari Polusi Udara

Ada hal yang bisa Moms lakukan untuk melindungi diri dari polusi udara. Sebaiknya, terlebih dahulu cek kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Berikut tipsnya:

1. Menahan Diri Jalan-jalan Pagi

Berolahraga, atau sekadar jalan-jalan santai di pagi hari memang penting, apalagi biasanya di pagi hari belum banyak terjadi aktivitas.

Tetapi, jika polusi udara cukup buruk, tentu Moms tidak ingin menghirup udara beracun. Karenanya, tahan keinginan untuk berjalan, berlari/jogging, atau melakukan kegiatan di luar ruangan.

Coba ubah aktivitas luar ruangan ini menjadi malam hari.

2. Tanam Tumbuhan Pemurni Udara

Perbanyak tanaman pembersih udara di area rumah dan kantor. Jenis tanaman ini membantu memurnikan udara dalam ruangan dan meminimalkan polusi dalam ruangan.

NASA bahkan membuat daftar tanaman yang dapat membersihkan udara, beberapanya yang umum ditemui yaitu seperti bunga krisan, dracaena, ficus/weeping fig, bunga lili, lidah mertua, tanaman bambu, dan lidah buaya.

3. Beri Cukup Ventilasi di Rumah

Untuk menghindari polusi udara dalam ruangan, pastikan ada cerobong asap di dapur, atau penyaring udara di kamar mandi. Ini akan memastikan bahwa udara tersirkulasi dengan baik.

Tidak banyak yang tahu bahwa polusi di dalam ruangan bisa lebih buruk daripada polusi di luar ruangan.

Selain itu, buka jendela dan pintu rumah antara jam 3-5 sore dan biarkan udara bersirkulasi. Pada hari yang cerah, ini adalah waktu terbaik.

4. Gunakan Masker Wajah Saat di Luar Ruangan

Memilih masker penyaring udara yang tepat bisa menjadi alat terbaik ketika kualitas udara sedang memburuk. Tetapi, pemilihan masker juga tidak bisa sembarangan.

Meskipun Moms membeli masker wajah sekali pakai di apotek, jenis masker yang direkomendasikan oleh para profesional medis jarang ditemukan di toko obat atau department store.

Mengutip The New York Times, berdasarkan penelitian Dr. Miranda Loh di Institute of Occupational Medicine, Edinburgh, tentang efektivitas masker wajah di Beijing, ia merekomendasikan untuk mencari masker dengan nilai setidaknya N95.

Ini berarti, masker tersebut bisa menghilangkan 95 persen dari semua partikel di udara, setidaknya yang berdiameter 0,3 mikron atau lebih besar.

Bisa juga membeli masker FFP3, yang artinya masker tersebut harus menyaring 99 persen dari semua partikel yang berukuran hingga 0,6 mikron.

Masker dengan dua standar ini punya kemampuan tinggi untuk menyaring debu halus.

5. Konsumsi Makanan dan Minuman Terbaik

Konsumsilah buah-buahan yang kaya vitamin C, magnesium dan makanan yang kaya akan asam lemak omega.

Pola makan yang sehat akan membantu tubuh mengalahkan efek buruk polusi dengan menjaga kekebalan tubuh menjadi lebih baik.

Moms juga bisa minum teh herbal yang terbuat dari rempah-rempah seperti jahe. Minum ramuan sehat ini 1-2 kali sehari untuk mengurangi efek merugikan polusi pada tubuh.

Sumber: kumparan.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s