Paus Fransiskus Meminta Agar Perusahaan Minyak Bumi Siap Menghadapi Perubahan

Pope Francis

Dalam pertemuan antara eksekutif perusahaan minyak dan pemimpin Katolik dunia ini, beberapa dari eksekutif berwajah masam saat mendengar pernyataan dari Paus Fransiskus.

Rupanya mereka diberitahu oleh Paus bahwa pekerjaan mereka sebagai eksekutif perusahaan minyak disebut sebagai ancaman bagi masa depan manusia.

Hal ini sendiri disampaikan olehnya pada pertemuan puncak yang diadakan selama 2 hari di Vatikan. Sejak adanya laporan yang mengatakan bahwa bumi hanya memiliki waktu 10 tahun untuk mengendalikan emisi gas rumah kaca, Paus Fransiskus mulai menyerukan ‘transisi energi radikal’.

Dia bahkan meminta kepada eksekutif minyak untuk mengambil tindakan dalam masalah ini agar tidak terjadi ketidakadilan kepada generasi mendatang.

Paus Fransiskus juga menambahkan bahwa orang miskin menjadi orang yang paling menderita karena kerusakan bumi.

Vatican News melaporakn bahwa ada 3 poin utama yang diharapkan oleh Paus dapat menjadi fokus utama bagi para pemimpin.

Poin pertama adalah transisi ke energi terbarukan yang masuk dalam Perjanjian Paris sehingga nantinya dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Poin kedua adalah adanya skema penetapan harga karbon untuk diterapkan. Pendapat ini disetujui oleh CEO BP, ExxonMobil, Chevron, ConocoPhillips, dan Total walaupun mereka mengatakan bahwa itu adalah tugas pemerintah.

Poin terakhir, transparansi dalam melaporkan risiko perubahan iklim. Menurut Paus Fransiskus, transparansi diperlukan untuk kepentingan bersama.

Para eksekutif perusahaan minyak pun setuju dengan pernyataan pemimpin Katolik itu. Namun mereka belum menandatangani perjanjian yang mengikat untuk melakukan apa yang diminta Paus tersebut.

Menurut juru bicara Greenpeace, Mel Evans para eksekutif minyak ini sebenarnya masih melobi untuk mempertahankan bisnis mereka.

Tentunya upaya dari pemimpin Katolik tersebut untuk meminta perusahaan minyak menghadapi transisi energi mungkin menjadi sia-sia dan tidak ada gunanya. Namun, kita lihat saja nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s