Baterai Merubah Dunia Menjadi Lebih Hijau ( bagian 1 )

Seperti yang kita tahu, salah satu solusi yang cukup efektif dalam mengatasi masalah polusi udara yang akhir-akhir ini mulai memburuk adalah dengan menggunakan mobil listrik.

Tentunya banyak pihak terutama perusahaan otomotif pun mulai mencoba untuk membuat dan mengembangkan mobil listrik. Beberapa perusahaan tersebut adalah Tesla, Volkswagen, Toyota, dan lainnya.

Tidak hanya perusahaan otomotif, berbagai perusahaan seperti perusahaan baterai pun juga berlomba-lomba membuat baterai yang terbaik untuk digunakan dalam pembuatan mobil-mobil listrik yang ada.

Salah satunya adalah SK Innovation yang menjadi kampus penelitian dan pengembangan sekaligus salah satu konglomerat industri terbesar di Korea.

Pada saat ini, SK Innovation sudah menandatangani perjanjian dengan beberapa perusahaan otomotif seperti Volkswagen yang ingin mencoba untuk mengembangkan mobil listrik.

Selain dengan Volkswagen, SK Innovation juga menandatangani perjanjian dengan Daimler AG dan BAIC Group yang berasal dari China.

SK pun juga mulai berlomba untuk membangun pabrik baterai besar di berbagai negara seperti China, Eropa, dan Amerika Serikat. Semua ini akan bergerak untuk meningkatkan produksi baterai di tahun 2025 dengan mempertimbangkan investasi senilai $10 miliar.

Selain itu, Jaeyoun Hwang yang bertanggung jawab dalam dalam mengarahkan strategi bisnis untuk operasi SK mengatakan bahwa saat ini banyak pesanan yang datang ke SK Innovation.

SK Innovation itu hanya salah satu dari sekian banyak perusahaan yang berlomba untuk mencari keuntungan dari pengembangan mobil listrik.

Selain perusahaan teknologi seperti SK Innovation, masih ada berbagai perusahaan multinasional seperti perusahaan minyak dan produsen listrik yang juga ikut mengambil bagian dari berkembangnya mobil listrik.

Berbagai perusahaan ini menyadari bahwa jika potensi ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka bisa menjadi ancaman yang melemahkan mereka.

Tentunya persaingan bisnis baterai bisa membagi kekuatan ekonomi dunia. Yang pasti, persaingan bisnis baterai sangat berpengaruh dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang sama-sama ikut ambil bagian dalam perkembangan energi terbarukan.

Apalagi China telah menyatakan bahwa industri baterai sebagai prioritas strategis nasional. Tentunya hal ini memperkuat pengembangan energi terbarukan dunia.

Uang pun banyak mengalir dari berbagai perusahaan multinasional yang berjuang dalam menghadapi perubahan teknologi ke berbagai startup baterai dan energi terbarukan.

Beberapa startup tersebut pasti ada yang sukses dan juga hancur. Namun yang pasti startup-startup ini adalah ujung tombak dari persaingan bisnis baterai. Tentunya mereka inilah yang lebih “bawel” karena mereka ingin adanya investasi.

Dimanakah daya listrik berada?  

Perlombaan bisnis baterai dunia saat ini memiliki 2 “pemanasan utama”. Yang pertama adalah baterai untuk mobil listrik. Menurut data Wood Mackenzie, nilai proyek baterai mobil listrik akan menjadi $41 miliar di tahun 2024.

Hal inilah yang mendorong Tesla untuk membangun pabrik baterai besar yang disebut “gigafactory” di Nevada. Tentunya hal ini mendorong investasi dalam lompatan teknologi yang menjanjikan bagi startup.

“Pemanasan” kedua adalah baterai untuk jaringan listrik. Teknologi yang dimaksud adalah perangkat yang dirancang untuk menyimpan energi listrik dalam jangka waktu yang panjang.

Tentunya teknologi semacam ini memungkinkan terjadinya transisi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan. Pasar bagi teknologi semacam ini sebagian besar tergantung pada subisidi pemerintah. Artinya bisnis semacam ini berisiko dan siapapun bisa menang.

Apalagi sekelompok besar pakar teknologi yang didanai oleh para investor kaya berusaha untuk menempatkan perangkat penyimpanan listrik mereka ke pasar terlebih dulu.

Masa depan ekonomi global menjadi taruhan dari 2 “pemanasan utama” bisnis baterai ini. Penyebabnya adalah sejak abad ke-18, listrik terbukti sangat sulit untuk disimpan dalam jumlah yang besar.

Itulah sebabnya mengapa saluran transmisi dan pembakaran bahan bakar fosil dalam produksi listrik masih diperlukan.

Berlanjut ke bagian ke-2 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s