LEGO Mencoba Untuk Membuat Sebagian Besar Produknya Dengan Tebu Pada Tahun 2030

LEGO sustainable eco-friendly

Seperti yang kita tahu, dunia sedang “sakit kepala” dalam mengatasi masalah sampah plastik. Hal itu disebabkan oleh sulitnya sampah plastik untuk terurai sehingga menyebabkan banyaknya sampah plastik yang dibuang begitu saja ke laut.

Berbagai cara pun dilakukan oleh berbagai lembaga untuk mengatasi masalah sampah plastik ini. Salah satu lembaga yang mencoba untuk mengatasi masalah ini adalah perusahaan LEGO.

Perusahaan mainan asal Denmark ini memiliki sebuah ambisi yang cukup besar. Yaitu mulai tahun 2030, perusahaan ini akan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang dalam produk dan kemasan produk mereka.

Pada tahun 2018, LEGO mengambil langkah pertama untuk mewujudkan ambisinya ini yaitu dengan memperkenalkan balok lego plastik yang terbuat dari tanaman.

Menurut Business Insider Polska, set blok LEGO yang terbuat dari tanaman ini sudah tersedia di beberapa negara tertentu dari bulan Agustus 2018 lalu. Nantinya, terobosan ini juga akan diterapkan pada set blok Lego lainnya.

Plastik ramah lingkungan dari lego ini mengandung 98% polietilen yang berasal dari tebu. Penggunaan plastik ramah lingkungan ini sudah sejalan dengan pedoman dari WWF.

Namun, plastik ramah lingkungan ini masih belum bisa terurai secara hayati. Namun, setidaknya perusahaan asal Denmark ini sudah berusaha dalam mengurangi sampah plastik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s