Menteri India Ini Janji Pemerintah Dapat Bersihkan Udara di New Delhi dalam 3 Tahun

Menteri Transportasi dan Sumber Daya Air India, Nitin Gadkari.

NEW DELHI, KOMPAS.com – Seorang menteri utama di India dengan berani membuat janji ambisius bahwa pemerintah akan mampu membersihkan polusi udara di New Delhi dalam tiga tahun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan ibu kota India, New Delhi, sebagai ibu kota paling tercemar di dunia, dengan 20 juta penduduknya menghirup udara di atas batas bahaya hampir sepanjang tahun.

Namun Menteri Transportasi dan Sumber Daya Air Nitin Gadkari, yang maju dalam pemilu, menjanjikan bakal dapat membebaskan ibu kota dari polusi dalam jangka waktu tiga tahun karena langkah-langkah yang telah diambil pemerintah.

“Pemerintah kami telah melakukan 100 persen pekerjaan yang bebas dari korupsi, transparan, tepat waktu, dan berorientasi pada hasil.

” “Dan oleh sebab itu, Delhi akan dapat terbebas dari polusi udara dan air dalam waktu tiga tahun ke depan,” ujar Gadkari dalam konferensi pers kampanye pemilihan, Kamis (9/5/2019) malam.

“Ini adalah janji saya kepada Anda,” tambahnya, saat berbicara di markas partai konservatif yang berkuasa, Bharatiya Janata Party (BJP).

Gadkari mengatakan, pemerintah berencana untuk mengalokasikan anggaran lebih dari 7 miliar dollar AS (sekitar Rp 100 triliun) untuk infrastruktur di sekitar ibu kota, guna mengurangi polusi hingga lebih dari 30 persen.

Mobil dan truk telah menyumbang sekitar 20 persen partikel yang mematikan di udara, yang berisiko memicu penyakit jantung dan pernapasan.

Selain itu, partikel PM2.5, yakni partikel sangat kecil yang bisa masuk ke paru-paru dan aliran darah, bertambah dari konstruksi yang tidak teratur dan debu jalan yang memuncak di musim dingin, menyelimuti kota dalam kabut asap beracun.

Pada Jumat (10/5/2019), tingkat polusi udara di New Delhi dalam posisi “parah”, dengan partikel berbahaya hingga tujuh kali batas aman yang ditetapkan PBB.

Krisis polusi udara di India telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir, dengan 14 dari 15 kota paling tercemar menurut PBB berada di India.

Studi mengatakan polusi udara telah menyebabkan ratusan ribu kematian dini setiap tahun.

Dengan India yang sedang menghadapi pemilihan nasional, sebagian besar partai politik memilih menghindari pembicaraan tentang polusi udara.

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s