Taj Mahal Terancam Hancur Karena Polusi

Taj Mahal

Siapa sih yang tidak tahu dengan bangunan ikonik yang berada di India ini? Ya, tentunya kita pasti tahu apa itu Taj Mahal. Bangunan ini sendiri didirikan oleh Mughal Shah Jahan pada abad ke-17 untuk istrinya, Mumtaz Mahal yang meninggal karena sakit.

Namun, sayangnya kini salah satu keajaiban dunia ini mengalami ancaman. Bahkan Mahkamah Agung India sampai memanggil pemerintah setempat untuk bertindak dalam mengatasi masalah ini.

Pengadilan sudah mulai turun tangan karena adanya petisi dari sekelompok pencinta lingkungan Mahesh Chander Mehta yang mengatakan bahwa polusi mengubah fasad marmer putih yang murni menjadi kuning dan coklat.

Sejak itu, dikeluarkan peraturan pelestarian yang terbaru yaitu melarang orang-orang non-lokal untuk berkunjung ke monumen ini. Namun para pejabat sudah putus asa karena pemerintah setempat sendiri gagal menyusun rencana pelestarian.

Selama 30 tahun, sebagian besar dari bangunan ini rusak karena adanya partikel-partikel yang dikeluarkan oleh industri di sekitarnya. Selain itu, Sungai Yamuna yang berada di sisi Barat Taj Mahal juga menjadi penyebabnya.

Hal itu disebabkan oleh banyaknya limbah yang dibuang ke Sungai Yamuna sehingga menjadi tempat banyak serangga untuk berkembang. Akibatnya banyak serangga yang buang kotoran dan merusak marmer bangunan tersebut.

Selain itu, banyaknya rumah yang menggunakan generator berbahan bakar diesel dan minyak tanah diduga menjadi penyebab lain dari rusaknya Taj Mahal.

Pengadilan juga menanyakan pada ketua Zona Trapesium Taj Mahal (TTZ)mengapa peraturan perluasan unit idustri di sekitar Taj Mahal dilanggar. Pemerintah setempat pun membela diri dengan mengatakan bahwa IIT, Kanpur sedang melakukan penilaian tingkat polusi udara di dalam dan sekitar TTZ.

Pemerintah setempat juga mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan laporan hasil penilaiannya dalam waktu 4 bulan. Pengadilan pun memutuskan akan terus melaksanakan sidang karena menganggap pemerintah setempat hanya melakukan sedikit upaya untuk mengatasi masalah ini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s