Startup Data ini Menggunakan Pembelajaran Mesin dan Gambar Dari Udara Untuk Mengurangi Risiko Dari Kebakaran Hutan

CAMP FIRE

Sisi bukit California masih hijau karena surplus hujan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Namun, negara bagian sudah mendesak para pemilik rumah untuk membangun sebuah “ruang yang dapat dipertahankan” sepanjang 30 meter.

Hal tersebut dilakukan mengingat ancaman kebakaran yang akan datang lagi. Namun, untungnya ada Cape Analytics.

Cape Analytics adalah sebuah startup data yang menggunakan gambar dari udara dan analitik data untuk mengidentifikasi rumah-rumah yang berisiko terbakar oleh api yang bergerak cepat.

Perusahaan startup yang berbasis di Mountain View, California ini mengatakan bahwa mereka telah merilis produk baru yang menggunakan alat pembelajaran mesinnya untuk gambar dari udara untuk menilai risiko kebakaran di suatu rumah.

Pelanggan utama dari produk ini adalah perusahaan asuransi yang menggunakan alat ini untuk menilai risiko dan memberitahu pemilik rumah bahwa risiko kebakaran dapat dikurangi.

Kebakaran hutan merupakan risiko besar terhadap properti, khususnya di California, dimana pada tahun 2018 beberapa kebakaran di negara bagian ini menghancurkan 25.000 rumah dan mengakibatkan hampir 100 kematian. Hal ini disampaikan oleh Lembaga Informasi Asuransi.

Pada tahun 2019 saja, kerugian yang diasuransikan dari kebakaran di California berjumlah sebesar $9 miliar. Menurut FEMA, salah satu cara untuk mengurangi risiko kebakaran adalah rumah-rumah di zona rawan kebakaran memiliki lahan vegetasi minimal berjarak 9 meter.

Disinilah Cape Analytics berperan dengan menggunakan gambar yang didapat dari pesawat, analitik pembelajaran mesinnya dapat mengetahui seberapa dekat vegetasi berisiko terhadap rumah.

Nantinya data tersebut dapat digunakan oleh perusahaan asuransi untuk menilai risiko kebakaran dari properti tertentu atau wilayah secara keseluruhan.

Example image of wildfire risk to a property

Salah satu contoh data risiko kebakaran suatu rumah dari Cape Analytics

Menurut perusahaan, alatnya dapat digunakan untuk menentukan keberadaan vegetasi hingga resolusi 6 cm. Selain itu, perusahaan ini juga mengklaim bahwa alatnya dapat menentukan kepadatan vegetasi dan memungkinkan untuk mengetahui berapa banyak vegetasi di lingkungan tertentu dapat memicu pertumbuhan api.

Kevin Van Leer, manajer solusi klien Cape Analystic mengatakan bahwa mereka ingin merampingkan proses sehingga konsumen dapat lebih strategis dalam menilai risiko dan menentukan apakah ada kemungkinan untuk mengurangi risiko yang ada.

Ia juga mengatakan bahwa Cape Analystic dapat membantu perusahaan asuransi dan nasabah asuransi untuk menilai risiko dan mengurangi risiko terhadap properti mereka.

Cape Analytics didirikan pada tahun 2014, dengan tujuan untuk menggunakan analitik data besar untuk mengolah sejumlah besar gambar dari udara yang didapat setiap hari.

Produk pertamanya adalah pipa API yang memasukkan data udara ke perusahaan asuransi tentang atap rumah untuk menilai kondisi atap dan mencatat risiko lain.

Pada awalnya produk ini hanya berfokus ke daerah Florida. Namun lama-kelamaan produk ini mulai berfokus ke berbagai negara bagian yang ada di Amerika Serikat.

Pada bulan Juni 2018 lalu, perusahaan ini mengumpulkan $17 juta dalam putaran seri B dari perusahaan-perusahaan seperti VC tradisional seperti Promus Ventures dan Data Collective serta perusahaan asuransi seperti The Hartford dan The Cincinnati Insurance Co. sehingga total pendanaannya menjadi $31 juta.

Salah satu tujuan untuk putaran pendanaan adalah untuk membangun produk baru dengan alat analisis data. Dengan alat kebakaran hutan baru ini, perusahaan mengambil langkah pertama dalam memanfaatkan keahlian AI untuk memperluas ke perusahaan baru.

Van Leer juga mengatakan bahwa perusahaan tersebut berusaha untuk membantu penjamin tidak hanya memasukkan data ke dalam model mereka, tetapi juga naik ke level berikutnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s