Harga Properti Amerika Serikat Terancam Karena Naiknya Permukaan air laut

Miami Flooding

Pada tahun 2100, rumah dari 4,7 juta orang Amerika bisa menjadi rentan terhadap kenaikan permukaan air laut yang merupakan ancaman bagi harga properti pantai yang hampir senilai $ 1 triliun.

Sementara tenggat waktu saat ini masih beberapa dekade lagi, kemungkinan kehancuran di masa depan dapat menyebabkan penurunan harga properti pantai, terutama di daerah dengan pembeli yang berpikiran maju.

Menurut sebuah studi dari para peneliti di Pennsylvania State University dan University of Colorado di Boulder, rumah-rumah yang rentan terhadap kenaikan permukaan air laut dijual 7% lebih murah daripada rumah yang tidak mengalami ancaman serupa.

Daerah yang harus diwaspadai adalah Florida dimana lebih dari satu juta rumah berada dalam resiko banjir parah pada pergantian abad ini.

Selain Florida ada juga beberapa tempat yang mengalami ancaman serupa seperti Hilton Head di South Carolina dimana properti dengan total $1,5 milyar  dapat hilang di tahun 2045.

Bahkan rumah-rumah di daerah Charleston, South Carolina sudah kehilangan nilai properti sebesar $266 juta sejak tahun 2005 karena banjir pesisir dan kenaikan permukaan air laut yang akan datang.

Beberapa daerah lain seperti Foley, Alabama ; Nantucket, Massachusetts ; dan Queens, New York masing-masing berpotensi kehilangan nilai properti sebesar $ 1 milyar di tahun 2045.

Dengan ancaman kerusakan properti di cakrawala, investor yang bergengsi tentu mulai menjadikan perubahan iklim sebagai salah satu pertimbangan dalam pembelian properti.

Menurut para peneliti yang telah mempelajari 460.000 penjualan rumah dari tahun 2007 hingga 2016, permintaan cenderung meningkat karena investor menjadi lebih cerdas.

Meskipun pemerintah Amerika telah mengambil berbagai kebijakan untuk membalikkan perlindungan perubahan iklim era Obama, para investor tetap terbiasa dengan proyeksi ilmiah.

Setelah tahun 2014, Panel Antar Pemerintah tentang Perubahan Iklim menggandakan proyeksi kenaikan permukaan laut dunia, diskon properti untuk investor bergengsi meningkat.

Hal ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa kenaikan permukaan laut adalah “pertimbangan tingkat pertama untuk segemen tertentu dari pasar properti pantai.”

Namun, penyewa yang cerdas tidak boleh mengharapkan diskon karena tarif mereka bergantung pada nilai properti saat ini.

Pada akhirnya, para peneliti menemukan bahwa ancaman nyata terhadap nilai properti adalah kemungkinan bahaya lingkungan, bukan kualitas rumah tersebut. Setelah melihat beberapa faktor seperti pemandangan tepi laut, renovasi, dan kemungkinan terjadinya banjir.

Para peneliti juga menemukan hubungan yang signifikan antara diskon dan rumah yang rentan. Semakin khawatir pemilik properti terhadap kenaikan permukaan air laut, semakin besar diskon yang diberikan.

Temuan ini tidak hanya memiliki implikasi besar bagi properti di Amerika, tetapi juga ekonomi Amerika secara keseluruhan. Bagi banyak rumah tangga Amerika, properti adalah aset terbesar mereka.

Penurunan nilai properti Amerika tentunya dapat berpengaruh terhadap keadaan finansial jutaan orang Amerika.

Ketika kekhawatiran terhadap naiknya permukaan air laut, masyarakat pesisir untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang beresiko terhadap penurunan harga rumah mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s