Bumi Semakin Panas, Menteri Jonan Tegaskan Komitmen Indonesia Garap Energi Terbarukan

https: img.okeinfo.net content 2017 12 15 320 1830980 bumi-semakin-panas-menteri-jonan-tegaskan-komitmen-indonesia-garap-energi-terbarukan-VadURfWQUf.jpg

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku bumi ini semakin hari semakin panas dikarenakan efek pemanasan global. Oleh karena itu, berbagai negara dunia berkomitmen untuk menjaga bumi melalui renewable dan penghematan energi.

Menurut Jonan, untuk Indonesia sendiri memiliki komitmen untuk menerapkan 23% renewable energy pada tahun 2025 mendatang. Hal tersebut merupakan implementasi dan komitmen Indonesia dalam menyelematkan bumi sesuai perjanjian di Paris.

“2015 Indo

nesia ikut Konfrensi 21 di Paris. Saat itu, Presiden Jokowi komit bahwa 23% energi mix atau semua energi itu dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Itu juga untuk antisipasi bahwa kami sudah lama gunakan batubara,” ujarnya dalam acara 2017 Asia Pasific Interfaith Youth Peace Camp di Kantor Pengurus Pusat Muhamadiyah, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Menurut mantan Menteri Perhubungan tersebut salah satu upaya dalam mengejar target 23% tersebut, pihaknya akan melakukan pembangunan pembangkit listrik dengan EBT. Yang mana pembangunan EBT ini dengan memanfaatkan tenaga angin maupun matahari.

Dari sisi transportasi, pemerintah juga berencana mengurangi emisi polusi udara akibat asap kendaraan. Salah satu caranya dengan fokus mengembangkan transportasi listrik yang lebih ramah lingkungan.

“Kita sudah bangun micro hydro, wind power (tenaga angin). Kecil-kecil tapi terus kita dorong karena teknologi semakin murah ke depannya,” jelasnya.

Selain itu, Jonan mengajak para pemuda untuk bersama-sama untuk menyelamatkan bumi yang semakin hari semakin panas karena pemanasan global. Salah satu caranya adalah dengan penggunaan energi yang efektif.

“Kita mulai agenda untuk tingkatkan awareness soal energi konservasi. Pilih, matikan, cabut. Pilih yang hemat energi. Matikan kalau enggak dipakai. Dan cabut kalau enggak digunakan,” jelasnya.

Menurut Jonan, penghematan satu kWh listrik sangat penting untuk menyelematkan bumi dan penghematan energi. Karena menurutnya, untuk menghasilkan 1 kWh listrik sangat sulit dan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Ingatlah, reducing 1 kwh kasih itu lebih gampang dari menghasilkan 1 kwh. Jangan kemana-mana untuk nothing. Itu contoh hemat energi,” jelasnya.

Selain penghematan energi lanjut Jonan, dirinya juga mengajak kepada para anak muda untuk berinovasi dalam menciptakan energi renewble. Baik dalam oencyediaan listrik maupun dalam bahan bakar untuk kendaraan.

“Kalau kita fight kita harus convert, apa saja yang di konversi untuk listrik atau transportasi harus affordable buat masyarakat. Kalau enggak ya useless,” jelasnya

Sumber: okezone.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s