Pembangkit Listrik Diesel Mahal, Gubernur Erzaldi Sarankan Mulai Beralih Pakai Energi Terbarukan

Pembangkit Listrik Diesel Mahal, Gubernur Erzaldi Sarankan Mulai Beralih Pakai Energi Terbarukan

Pembangkit Listrik Diesel Mahal, Gubernur Erzaldi Sarankan Mulai Beralih Pakai Energi Terbarukan

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel jauh lebih mahal jika dibandingkan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Adapun perbandingannya sekitar Rp 2200 jika menggunakan pembangkit listrik diesel, sementara kalau menggunakan PLTBg hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 1400 per kWh.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, operasional pembangkit listrik menggunakan diesel mahal. Sementara sumber daya energi menjadi salah satu faktor penyumbang membuat inflasi di daerah menjadi tinggi. Sedangkan kalau masyarakat ingin hidup hemat, semua mesti menggunakan listrik.

“Memasak hingga kendaraan bermotor menggunakan listrik. Ini program kita, semua serba listrik agar bisa menekan biaya operasional,” kata Gubernur Erzaldi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Senin (14/5/2018).

Lebih jauh Gubernur Erzaldi berharap, tidak ada lagi pulau tidak punya listrik, semua pulau di Bangka Belitung harus sudah ada aliran listrik. Sehingga angka inflasi menjadi turun. Untuk itu, pemerintah sangat mensupport pengusaha yang ingin berinvestasi di bidang energi baru terbarukan ini.

Salah satu cara menekan angka inflasi dengan tidak menggunakan solar. Gubernur Erzaldi mencontohkan, Babel merupakan daerah kepulauan, tentunya tidak efektif dan efesien ketika membawa barang dari luar. Untuk diketahui, solar dipasok dari luar dan akan bermasalah jika pelayaran terganggung gelombang besar.

“Bisnis jangan selalu mengedepankan keuntungan. Ketika membuka dan menjalankan bisnis, hendaknya juga mencari nilai-nilai ibadah,” saran Gubernur Erzaldi.

GM PLN Wilayah Babel Abdul Muis menjelaskan, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka ini berkapasitas 2 MW. Sedangkan daya yang dimiliki PLN yaitu 180 MW, lalu ditambah 2 MW dari pembangkit ini menjadi 182 MW. Adapun beban puncak sekarang sekitar 140 MW.

Setelah dikurangi beban puncak, kata Abdul Muis, PLN mempunyai daya cadangan sebesar 42 MW. Kelebihan daya tersebut diharapkan dapat mendongkrak daya investasi ke Bangka Belitung. Untuk pembangkit menggunakan tenaga energi baru terbarukan 3,2 persen dan saat ini baru sekitar dua persen.

“Kita ingin mengurangi adanya keluhan ketika berbuka puasa dan sahur aliran listrik mati. Selain itu, kita ingin memperbanyak sumber energi dari lingkungan sendiri, mengenai keandalan merupakan pekerjaan ke depannya,” paparnya. (advertorial)

Sumber: bangkapos.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s