Gandeng Belgia, Indonesia Daur Ulang Sampah Jadi Energi Terbarukan

https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 01 320 1880572 gandeng-belgia-indonesia-daur-ulang-sampah-jadi-energi-terbarukan-VG3ctzVFz1.jpg

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) akan menjalin kerja sama dengan Belgia dalam upaya mengubah sampah menjadi energi.  Bank Sampah akan diproyeksikan sebagai ujung tombak untuk pengumpulan dan pemilahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga.

‘’Saya sudah membicarakan dengan menteri energi, lingkungan, dan pembangunan Belgia bahwa kita bisa melakukan kerja sama teknik dengan mengambil contoh Kota Bogor, Makassar, dan Balikpapan. Akan dilihat kembali untuk kota yang lainnya,’’ ungkap Menteri Siti Nurbaya dalam rilis KLHK, Minggu (1/4/2018).

Saat memenuhi undangan Menteri Energi, Lingkungan, dan Pembangunan Belgia Marie Christine Marghem akhir pekan lalu, Siti sempat mengunjungi unit usaha pengolahan sampah Dufour di Tournai, yang terletak sekitar 63 kilometer dari Brussel.

Di lokasi tersebut dia menyaksikan proses daur ulang sampah menjadi produk-produk daur ulang dan listrik. Sampah yang dipilah terdiri atas metal, nonmetal, kardus, kaca, plastik, elektronik sampah organik, dan sampah untuk RDF.

’’Yang menarik dari hasil observasi ini adalah sistem pengumpulan sampah mulai dari rumah tangga sampai jadi energi. Energi yang dihasilkan rata-rata dipakai sendiri untuk kawasan industri, bukan untuk masuk ke jaringan atau grid listrik umum,’’ ucap Siti.

Hal lain yang dipelajari adalah pengalaman Dufour dalam sistem pengumpulan sampahnya. Di Indonesia masih cukup rumit dengan menggunakan tipping fee, yang untuk pemerintah daerah juga bukan hal mudah mengatur nya.

‘’Namun di sisi lain ada yang bagus di Indonesia dan bi sa lebih baik karena kita su dah punya sistem pengum pul an melalui Bank Sampah,’’ kata Siti.

Belajar dari pengalaman Belgia, Siti pun melihat ada peluang bagus untuk Bank Sampah dalam melakukan tindak lanjut setelah pengumpulan sampah dari rumah tangga. Saat ini sudah ada kurang lebih 5.244 Bank Sampah di 34 provinsi dan 219 kabupaten/kota di Indonesia.

Bank Sampah tersebut memberikan kontribusi pengurangan sampah nasional sebesar 1,7% dari timbulan sampah nasional. ‘’Bank Sampah ini merupakan salah satu penerapan circular economy di Indonesia,’’ katanya.

Nono Suwarno

Sumber:okezone.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s