Inilah Cara Blockchain Membersihkan Lautan Dunia Dari Plastik

IBM Ocean

Seperti yang kita ketahui, laut memegang peran penting dalam kehidupan manusia. Selain itu, laut juga sangat indah untuk dijelajahi sehingga jugsa bisa menjadi tempat wisata.

Namun, sayangnya sekarang lautan dunia sudah kotor karena sampah plastik. Hal ini tentunya mengancam kehidupan manusia. Apalagi ada prediksi yang mengatakan bahwa jumlah plastik di lautan akan lebih banyak daripada ikan di tahun 2050.

Tapi, apa yang harus kita lakukan? Tenang, sekarang ada perusahaan Plastic Bank yang didirikan oleh David Katz dan Shaun Frankson. Perusahaan ini akan membayar orang untuk menyimpan sampah plastik di lahan kering.

Perusahaan Plastic Bank ini adalah bisnis nirlaba yang bertujuan untuk mengubah sampah plastik yang berbahaya bagi lingkungan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan.

Cara kerja dari Plastic Bank adalah menghargai sampah. Sebagai contoh, bila sampah botol plastik dihargai $5, maka tidak akan ada sampah botol plastik yang tersisa. Cara kerja ini diterapkan Plastic Bank di negara-negara berkembang seperti Haiti dan Filipina.

Tentunya mereka tidak hanya mengambil sampah plastik dari lautan, tapi juga sungai, pantai, taman, dan jalanan. Tentunya bisnis nirlaba ini juga dapat membersihkan lingkungan sekitar selain lautan.

Plastic Bank menerapkan tarif yang tinggi yang artifisial untuk botol yang ditebus dan sampah plastik lainnya dan memberi intensif kepada para kolektor untuk mengumpulkan sampah dan membawanya untuk didaur ulang.

Nantinya, kolektor akan menerima pembayaran dan Plastic Bank akan mendaur ulang sampah-sampah plastik tadi menjadi “plastik sosial” yang nantinya kemudian dijual ke mitra bisnis yang sadar lingkungan seperti Henkel and Norton Point Sunglasses yang nantinya akan didaur ulang menjadi barang daur ulang yang masing-masing diberi merek pesan plastik sosial.

Komitmen dari Norton Point adalah membuang 1 pon plastik dari lautan untuk setiap pasang kacamata hitam yang dijual. Menurut Katz, Norton telah berkomitmen untuk membeli 220 juta pon plastik sosial setiap tahunnya.

Namun, sayangnya penipuan dan pencurian menjadi kendala dalam pengumpulan sampah plastik. Tidak akan ada intensif bagi kolektor jika sampah tersebut dicuri dan tidak intensif bagi perusahaan sponsor untuk membayar uang ekstra untuk plastik daur ulang jika dana tersebut akhirnya melapisi kantong penjahat terorganisir.

Apa solusi Plastic Bank untuk mengatasi masalah tersebut? Para pengumpul akan menerima token berbasis digital Blockchain pada smartphone mereka yang dapat ditukarkan dengan barang nyata dengan pedagang yang menggunakan infrastruktur Plastic Bank.

Nantinya para pengguna dapat berbelanja makanan, membayar uang sekolah, mendapatkan asuransi kesehatan, atau bahkan membeli berbagai perlengkapan melalui microtransactions. Yang terpenting, dana ini tidak dapat dicuri dan mitra manufaktur dapat sepenuhnya memverifikasi mereka digunakan sebagaimana dimaksud.

Dibangun di LinuxONE, sistem Plastic Bank memastikan perusahaan mendanai program yang uangnya mengalir di mana mereka harapkan. Catatan tidak dapat diubah atau dimanipulasi tanpa konsensus jaringan karena sistem ini dibangun menggunakan teknologi blockchain berdasarkan kerangka kerja Hyperledger Fabric dari Linux Foundation.

IBM  dan Cognition Foundry menjadi mitra bisnis yang membangun solusi teknis untuk Plastic Bank. CEO Ron Argent pernah mengatakan bahwa dia berpikir akan sangat hebat jika dia dapat melakukan sesuatu untuk membantu Katz. Namun, menurut Argent model bisnis Katz berdasarkan Excel, pen, dan kertas.

Cognition Foundry dibawa untuk membangun solusi teknis terukur untuk bagian belakang. Menurut Argent, Foundry ingin memperkenalkan sistem pembayaran tanpa sejarah penyimpanan uang yang banyak pencurian ke publik.

Selain itu, Argent juga mengatakan bahwa solusi yang dibutuhkan oleh Plastic Bank adalah solusi perbankan yang dapat direkonsiliasi secara efektif dimana uang dapat diubah menjadi uang digital dalam bentuk token yang sangat aman terhadap segala bentuk korupsi. Oleh karena itu, IBM LinuxONE dipilih karena itu merupakan platform yang paling aman di dunia.

Teknologi IBM Blockchain telah menjadi bagian penting dari solusi yang telah bekerja dengan baik sehingga Plastic Bank dapat memperluas solusinya. Sementara sekarang token Plastic Bank hanya ditukar sekali setelah seorang kolektor menerimanya, sistem tersebut akhirnya memungkinkan penggunaan berulang. Misalnya jika kolektor membelanjakan tokennya untuk membeli sepatu, dia juga dapat membelanjakannya untuk membeli baju.

Menurut Katz, sistem itu bekerja bukan hanya untuk lingkungan namun juga untuk kehidupan penduduk komunitas tersebut. Menurutnya, anggota komunitas Plastic Bank akan mendapat rekening tabungan dan bahkan dapat memperoleh peringkat kredit berdasarkan konsistensi interaksi anggota dengan Plastic Bank.

Selain itu, Katz juga mengatakan bahwa pengguna akan mengakses akun mereka melalui smartphone. Jika mereka tidak memiliki smartphone, mereka dapat meminjam smartphone dari pedagang setempat.

Katz juga berkata bahwa plastik memiliki nilai signifikan yang mengubah kehidupan yang juga dapat mengakhiri kemiskinan sebuah keluarga. Selain itu Katz juga mengatakan bahwa jika orang membeli plastik sosial, maka dia sudah mencegah sampah plastik masuk lautan dan menghilangkan kemiskinan orang-orang yang mengumpulkannya.

Semoga saja program ini ada di Indonesia.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s