Situs-situs Warisan Dunia Ini Akan Hilang Karena Manusia!

great barrier reef 2

Seperti yang kta tahu, dunia semakin lama mulai berubah dan berkembang. Kota-kota mulai memiliki banyak gedung tinggi, jumlah mobil makin bertambah, hingga banyaknya jalan yang sudah dibuat.

Namun, sayangnya ancaman bagi keajaiban alam dunia juga berkembang akibat dari perkembangan dunia. Hal ini dilaporkan pada tahun 2017 oleh IUCN yang mengevaluasi ancaman yang dihadapi oleh berbagai keajaiban alam dunia UNESCO yang alami.

Selain indah, situs-situs tersebut dikatakan memiliki peran penting dalam kemanusiaan dan alam. Menurut laporan, situs-situs tersebut memiliki ekosistem dan spesies yang unik dan berfungsi untuk mendukung mata pencaharian, berkontribusi pada stabilitas iklim, dan penyangga terhadap bencana alam.

Ancaman tersebut ada karena spesies invasif, perubahan iklim, pariwisata, kegiatan manusia seperti berburu dan memancing, dan pembangunan. Ancaman tersebut juga dikatakan bisa lebih parah lagi di masa depan karena adanya pembangunan jalan dan pengembangan minyak dan gas.

Tentunya manusia harus bertindak atau generasi masa depan tidak bisa melihat situs-situs ini lagi. Tidak hanya itu, kehidupan dunia dapat terancam jika situs-situs tersebut hilang.

Baiklah, inilah situs-situs yang terancam akibat kegiatan manusia.

Monarch Butterfly Biosphere Reserve, Meksiko Monarch Butterfly Biosphere Reserve, Mexico

Status IUCN: Kritis

Penyebab dari ancaman adalah pembalakan liar, cuaca ekstrim, dan perubahan iklim terhadap migrasi musiman. Tempat ini memiliki peran penting karena menjadi tempat dimana kupu-kupu Monarch membuat migrasi serangga terpanjang yang menghabiskan musim dingin.

Taman Nasional Iguacu, Brazil dan Taman Nasional Iguazu, Argentina Iguaçu National Park, Brazil (and Iguazu National Park, Argentina)

Status IUCN: Terancam

Ada berbagai sebab dari ancaman terhadap situs ini seperti spesies invasif, perburuan, penebangan liar, polusi air, bendungan, dan perubahan iklim.

Hutan Hujan Tropis di Sumatera, Indonesia Tropical Rainforest Heritage of Sumatra, Indonesia

Status IUCN: Kritis

Nah, kali ini di Indonesia. Seperti yang kita tahu, hutan di Sumatera pernah mengalami kebakaran yang tentunya dapat mengancam situs ini. Selain itu, pembangunan dan pembalakan hutan yang dilakukan oleh petani kelapa sawit. Tentunya hal ini dapat mengancam kehidupan Orangutan yang tinggal di hutan ini.

Wulingyuan Scenic and Historic Interest Area, China Wulingyuan Scenic and Historic Interest Area, China

Status IUCN: Terancam

Situs yang terletak di Hunan, China ini pernah menjadi latar dari film “Avatar”. Namun, sayangnya pembangunan infrastruktur, wisata, polusi air dan udara mengancam situs ini.

Great Barrier Reef, Australia Great Barrier Reef, Australia

Status IUCN: Terancam

Status ini bisa dibuktikan dengan terbunuhnya separuh dari jumlah karang yang ada di situs ini karena pemutihan. Selain itu, perubahan iklim dan pengasaman laut yang terjadi hanya dalam waktu beberapa tahun terakhir juga menjadi penyebabnya.

Menurut para ilmuwan, terumbu karang yang ada di seluruh duni bisa mati hanya dalam beberapa dekade jika tidak ada tindakan apapun untuk memotong jumlah emisi karbon.

Taman Nasional Virunga, Republik Demokratik Kongo Virunga National Park, The Democratic Republic of the Congo

Status IUCN: Kritis

Situs ini terancam karena perburuan legal dan ilegal, pembalakan liar, spesies invasif, dan perubahan iklim. Selain itu, Virunga juga mengalami tekanan akibat tambang minyak dan konflik.

Western Ghats, India Western Ghats, India

Status IUCN: Terancam

Menurut World Heritage Outlook, tempat ini masih menjadi salah satu tempat yang paling beranekaragam di dunia walaupun mengalami banyak tekanan. Pembangunan, berkurangnya hutan, dan perubahan iklim menjadi penyebab ancaman bagi tempat ini.

Peninsula Valdes, Argentina Península Valdés, Argentina

Status IUCN: Terancam

Wisata, pertanian, penangkapan ikan, dan perburuan paus menjadi tekanan bagi situs ini sendiri.

Taman Nasional Everglades, Amerika Serikat Everglades National Park, USA

Status IUCN: Kritis

Kenaikan permukaan laut di Florida dan penghilangan tanaman bakau di pantai menyebabkan taman nasional ini dibanjiri air asin. Hal ini tentunya menghancurkan lahan basah yang menyediakan air segar ke berbagai daerah di Florida, termasuk Miami.

Pulau Galapagos, Ekuador Galápagos Islands, Ecuador

Status IUCN: Terancam

Ancaman tersebut disebabkan oleh adanya pariwisata, eksploitasi perikanan yang berlebihan, dan cuaca ekstrim. Selain itu, perubahan iklim juga dianggap menjadi penyebabnya.

Belize Barrier Reef Reserve System Belize Barrier Reef Reserve System, Belize

Status IUCN: Terancam

Terumbu karang di tempat ini telah hancur karena berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut adalah penangkapan berlebihan, spesies invasif, pembangunan, dan juga perubahan iklim. Pada tahun 2015, 68,5% terumbu karang di tempat ini memiliki kondisi yang buruk karena pemutihan.

Area Konservasi Pantanal, Brazil Pantanal Conservation Area, Brazil

Status IUCN: Terancam

Perburuan, perdagangan satwa liar, dan juga spesies invasif menjadi ancaman bagi tempat ini. Namun, ancaman di masa depan yang disebabkan pembangunan dan pertanian akan membutuhkan perhatian yang besar.

Itulah situs warisan dunia yang akan hilang. Ayo kita jaga sebelum hilang!

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s