Inggris akan melarang penggunaan sedotan plastik dan plastik sekali pakai

Inggris akan melarang penggunaan sedotan plastik,Q-tips,dan plastik sekali pakai pada awal tahun depan.Perdana Menteri Inggris,Theresa May,mengumumkan larangan baru ini selama pertemuan dengan negara-negara persemakmurannya.Theresa mengatakan bahwa plastik adalah salah satu tantangan lingkungan terbesar yang dihadapi negara ini.

Larangan ini dibuat untuk menuju tujuan negara dalam menghilangkan sampah plastik yang dapat dihindari sebagai bagian dari Rencana Lingkungan 25 Tahun.Kebijakan larangan ini dapat membantu membersihkan pantai,sungai,dan lautan Inggris dari sampah plastik yang sering dicerna oleh kehidupan laut yang pada akhirnya malah dicerna oleh kita juga.

Larangan baru ini dibuat menyusul keberhasilan penerapan muatan kantong plastik dan larangan mikroba yang akhirnya berhasil menurunkan jumlah plastik yang ada di perairan Inggris.Setelah adanya pajak untuk penggunaan kantong plastik sekali pakai yang digunakan oleh toko-toko,penggunaan plastik sekali pakai pun menurun hingga 90%.Jumlah itu setara dengan 9 miliar kantong plastik.

Upaya-upaya Inggris dalam mengurangi sampah plastik di masa lalu telah memberikan penurunan yang signifikan dan terukur dalam limbah plastik di seluruh negeri.Hal ini tentunya dapat digunakan sebagai studi kasus untuk negara-negara lainnya untuk menggalakkan kebijakan serupa.

Dengan kebijakan baru yang diusulkan,pemerintah bermaksud untuk bekerjasama dengan industri untuk beradaptasi dengan insiatif baru.Namun,kebijakan ini tentunya jadi pukulan besar bagi restoran cepat saji karena tentunya mereka menggunakan sedotan plastik untuk produk minuman mereka.

Pmerintah Inggris memperkirakan ada lebih dari 150 juta ton sampah plastik di lautan dunia.Selain itu,setiap tahunnya ada 1 juta burung dan 100.000 hewan laut mati karena memakan atau terbelit sampah plastik.

Selain itu,ada juga perkiraan bahwa jumlah sampah plastik di lautan akan meningkat 3 kali lipat dalam rentang waktu 10 tahun yaitu dari tahun 2015-2025.Hal ini telah mendorong Inggris untuk mengevaluasi kembali penggunaan plastik dalam setiap mode.Pemerintah Inggris juga memberlakukan kebijakan setoran pada botol plastik.Kebijakan mengharuskan pelanggan deposit ketika membeli botol plastik dan uang akan dikembalikan setelah botol plastik tersebut dikembalikan dan didaur ulang.

Kebijakan ini dibuat karena adanya perkiraan bahwa ada 8,5 milyar sedotan plastik yang dibuang setiap tahunnya.Itu hanya jumlah sampah di Inggris,bukan dunia.

Perdana Menteri Inggris mencatat bahwa pentingnya melindungi lingkungan laut adalah inti agenda di Pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran.Selain itu,di Amerika Serikat kebijakan tersebut juga diberlakukan dengan pelarangan dan pajak penggunaan plastik sekali pakai di berbagai kota.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s