Orang-Orang Amerika tidak mau memiliki anak karena takut dengan “akhir dunia”

FILE PHOTO: Protesters throw up a globe-shaped balloon during a rally held the day before the start of the 2015 Paris World Climate Change Conference, known as the COP21 summit, in Rome, Italy, November 29, 2015. REUTERS/Alessandro Bianchi/File Photo

Seperti yang kita tahu,banyak sekali orang yang menginginkan seorang anak.Anak memegang peran penting dalam keluarga karena bisa saja menjadi tulang punggung keluarga nantinya,penerus bisnis keluarga,untuk kelak menjaga orangtuanya saat tua,dan lain-lain.Selain itu,anak juga memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kakek-neneknya.Tidak heran banyak sekali orang-orang yang sudah tua meminta anaknya yang sudah dewasa untuk segera mencari calon suami/istri.Namun,justru di Amerika banyak sekali orang yang tidak mau memiliki anak.Lho,kenapa?Inilah penjelasannya.

Hal itu disebabkan oleh perubahan iklim dunia dengan gejala seperti suhu udara meningkat,permukaan laut meningkat,laut memanas,gletser menyusut dan badai tropis yang sering terjadi.Menurut perkiraan ilmuwan,hal ini bisa menjadi lebih parah jika kita secara proaktif mengekang emisi karbon.

Kekhawatiran tersebut yang menyebabkan banyak orang Amerika yang memilih untuk tidak memiliki anak.Baru-baru ini New York Times mengeksplorasi tren ini yang telah meningkat selama 1 dekade terakhir terutama di AS.Lembaga terkait perubahan iklim antar pemerintah(IPCC) yang mencakup 1300 ilmuwan dari Amerika dan seluruh dunia mengatakan efek yang paling terlihat termasuk gelombang panas dan kekeringan,badai yang lebih kuat,peningkatan resiko banjir pesisir,serta biaya kerusakan yang lebih tinggi.

Dalam wawancara The Times, lebih dari selusin orang yang berusia 18-43 tahun(banyak dari mereka wanita cisgender Amerika) mengatakan bahwa mereka menghadapi pertanyaan etis yang tidak perlu dihadapi oleh generasi sebelumnya.Salah satu pertanyaan penting adalah:bagaimana tindakan pribadi kita memengaruhi kesehatan planet kita saat ini dan di masa depan?

Salah satu wanita Ohio yang bernama Amanda PerryMiller menjawab bahwa dia takut dengan “akhir dunia seperti yang kita kenal”.

Cate Mumford,seorang Mormon Amerika berusia 28 tahun mengadopsi seorang anak bersama suaminya meskipun ditolak oleh gerejanya.Dia mengatakan bahwa saat dia pergi ke China,polusi udara adalah krisis kesehatan masyarakat nasional.

Dalam perjalanan itu,Mumford pengatakan pada The Times bahwa dia senang tidak membawa bayi yang baru lahir ke dunia untuk menderita seperti anak-anak lainnya yang menderita.Perempuan lainnya juga mengalami kekhawatiran yang sama yaitu seputar membawa anak mereka terus melihat banjir dan badai yang lebih intens.Tentunya hal ini sangatlah miris.

Selain itu ada juga kekhawatiran bahwa kelebihan populasi dapat mempengaruhi perubahan iklim.Kekhawatiran yang umum adalah bahwa populasi dunia yang mungkin meningkat dari 7,4 miliar jiwa menjadi 9,8 miliar.Hal tersebut akan meningkatkan emisi gas rumah kaca,serta ketidakamanan air dan pangan.Beberapa negara seperti China dan Amerika telah memberlakukan respons kebijakan terhadap pertumbuhan penduduk pada tahun 1950-an.Langkah-langkah kebijakan tersebut seperti batasan jumlah anak yang meningkatkan akses ke layanan kontrasepsi.

Pada saat yang sama muncul penelitian baru tentang bagaimana pertambahan populasi berkontribusi terhadap perubahan iklim relatif baru.Baru-baru ini para ilmuwan mulai meneliti kaitannya,dan banyak penelitian yang terbatas pada efek emisi karbon.

Sebuah studi 2017 mencatat bahwa perubahan gaya hidup yang luas dapat mengurangi emisi gas rumah kaca masalah perubahan iklim lebih besar daripada masalah individu.Selain itu,dunia kemungkinan membutuhkan kebijakan politik untuk mengurangi gas emisi dengan cara berarti.

Marilah kita jaga lingkungan.Semoga kejadian ini tidak terjadi di negara lainnya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s