Tesla akan bekerjasam dengan perusahaan minyak Inggris untuk proyek penyimpanan energi

Elon Musk Tesla Energy

Baru-baru ini,Tesla mengumumkan bahwa perusahaan tersebut akan bekerjasama dengan Perusahaan minyak Inggris yang bernama British Petrolium(BP).Proyek tersebut berupa pembangunan proyek penyimpanan baterai perusahaan minyak pertama di salah satu pembangkit listrik tenaga angin di Amerika Serikat.Langkah ini tentunya menjadi perombakan besar dalam langkah ke energi terbarukan.

Pembangkit listrik bertenaga angin terkenal rewel ketika memasok dan baterai skala besar seperti yang akan Tesla sediakan di proyek percontohan di pembangkit listrik bertenaga angin BP Dakota Selatan 1 bisa membantu memecahkan volatilitas sumber daya terbarukan.

Baterai Powerpack ini mampu menyimpan daya ekstra saat angin kencang dan memberi tenaga angin tepi komersial yang sangat dibutuhkan.Tesla akan memasang baterai sebesar 220 KW/840 KW(4 baterai Powerpack).

Titan 1 hanyalah 1 dari 13 pembangkit listrik bertenaga angin yang dipasangi BP di seluruh Amerika Serikat dengan kapasitas lebih dari 2 gigawatt.Selain itu,para pemain-pemain besar bidang terkait pernah menginvestasikan $ 300 juta untuk energi matahari pada tahun lalu dan mengakusisi 43% saham LightSource,perusahaan pengembang tenaga surya terbesar di Eropa.Selain itu,BP juga sedang bernegosiasi dengan perusahaan mobil untuk memasang charger EV di pompa bensin BP.

Program percobaan Tesla ini hanyalah tahap pertama dari pembelajaran yang panjang untuk memaksimalkan output daripembangkit listrik bertenaga angin BP.Powerpack yang dipasang adalah Powerpack yang berukuran kecil dan berpotensi meningkatkan teknologi penyimpanan energi pembangkit listrik bertenaga surya dan angin BP lainnya.
Untuk Tesla,Powerpack hanyalah 1 dari berbagai kontrak yang menguntungkan dan inovatif dari divisi energi.

BP(British Petroleum)bukanlah perusahaan minyak pertama yang memperhatikan tren yang menjauh dari minyak dan perusahaan yang berinvestasi teknologi penyimpanan energi seperti Powerpack.Sebelumnya,ada beberapa perusahaan minyak seperti Norwegian Statoil dan VPI Immingham(milik Vitol) yang berinvestasi dalam teknologi penyimpanan energi ini.

Statoil berencana menerapkan sistem baterai untuk bekerjasama dengan pembangkit listrik tenaga angin apung Hywind yang terletak di lepas pantai Skotlandia.Sedangkan VPI Immingham telah mengembangkan portofolio baterai 50 megawatt yang terhubung ke jaringan di Inggris.

British Petroleum mengalami perkembangan yang lambat namun stabil ke arah yang mereka sebut masa depan rendah karbon,mengeksplorasi energi alternatif di pasar yang bergerak semakin cepat dari gas guzzlers.

British Petroleum memprediksi bahwa energi terbarukan dapat mencapai 10% permintaan energi global pada tahun 2035.Saat ini,permintaan tersebut mencapai 4% dari permintaan energi global.

Pada hari Senin,dalam siaran pers bertema”Memajukan Transmisi Energi” British Petroleum mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mencapai peningkatan 0% dalam jejak karbonnya selama 7 tahun ke depan untuk mengurangi emisi minyak dan gas.Perusahaan ini juga pernah berjanji untuk menginvestasikan $500 juta setiap tahunnya ke dalam teknologi rendah karbon.

Meskipun ada berita terbaru dan siaran pers dari British Petroleum tentang alternatif rendah karbon,para ahli lingkungan malah menuduh perusahaan tersebut sedang melakukan “greenwashing”(istilah marketing dimana sebuah perusahaan memberikan persepsi jika sebuah produk yang diproduksi bersahabat dengan alam sedangkan praktiknya jauh dari kata ramah lingkungan).Beberapa kritikus bahkan menunjukkan pemain besar seperti Shell yang memimpin hal penghijauan industri berjanji untuk mengurangi pembakaran minyak dan gas.British Petroleum berjanji untuk tidak meningkatkan jejak karbon mereka,sedangkan Shell berjanji untuk menguranginya hingga setengahnya.

Tom Burke,ketua E3G sekaligus mantan penasihat British Petroleum mengatakan bahwa mereka(perusahaan minyak) tidak memedulikan emisi operasional dan tidak memiliki apa pun untuk dikatakan pada produk mereka.Selain itu,Tom juga mengatakan bahwa ini adalah respon abad ke-20 terhadap masalah di abad ke-21.

 

Semoga artikel ini bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s