Bakteri Pemakan minyak bisa menjadi solusi untuk membersihkan laut dari minyak bocor lho!

oil spill

Seorang pekerja yang mengeruk minyak dari tumpahan minyak

Akhir-akhir ini,ada berita mengenai tumpahan minyak di Teluk Balikpapan yang terjadi pada tanggal 31 Maret 2018.Tumpahan ini disebabkan oleh adanya pipa milik Pertamina yang bocor.Ada bukti berupa bongkahan pipa.Menurut Menteri LHK,Siti Nurbaya tumpahan minyak ini menyebabkan pesut Mahakam dan bekantan menjadi terancam punah.Pertamina pun terancam dijatuhkan sanksi oleh pemerintah.Sejauh ini,investigasi masih dilakukan.

Nah,tentunya pencemaran yang disebabkan oleh minyak berakibat cukup fatal.Salah satu akibatnya adalah mengancam ekosistem laut.Ada beberapa cara untuk menanggulanginya seperti Insitu burning dan penyisihan minyak secara mekanis.Namun,sayangnya Insitu burning dapat berbahaya bagi ekositem laut dan penyisihan minyak secara mekanis biasa terkendala oleh angin.Terus,bagaimana cara menanggulangi minyak yang bocor dengan mudah?

Tenang,sekarang ada bakteri pemakan minyak.Namanya adalah Alcanivorax Borkumensis atau A. Borkumensis.Mikroba berbentuk batang ini ada di seluruh samudera di dunia dengan preferensi khusus untuk area yang tercemar minyak karena mikroba ini menggunakan molekul hidrokarbon untuk makanan.

Genom bakteri tersebut sudah diurutkan 10 tahun yang lalu oleh German Research Center for Biotechnology.Sekarang sudah ada tim lain yang mengidentifikasi enzim yang dimiliki oleh bakteri tersebut untuk memecah minyak dan gas.Penelitian tersebut dilakukan oleh pusat penelitian Universitas Quebec yang dipimpin oleh Profesor Satinder Kaur Brar.Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa ampuh bakteri ini merendahkan komponen minyak mentah.Hasilnya adalah A. Borkumensis merupakan bakteri paling rakus di antara beberapa strain bakteri.

Rekan peneliti Dr. Tarek Rouissi memilih bakteri berbentuk batang karena memiliki firasat.Firasat itu benar karena penelitian menemukan bahwa A Borkumensis merupakan bakteri yang paling kuat dan mengembangkan seperangkat enzim yang memungkinkannya mengonsumsi hampir semua molekul yang membentuk minyak mintah.Enzim tersebut adalah Hidrokilase.

Enzim Hidrokilase dapat mengkatalisis oksidasi.Enzim ini terbukti lebih efisien dibandingkan dengan enzim lainnya dalam memecah komponen minyak.Enzim ini dapat memecah minyak dari tanah dan air.Bahkan mereka dapat menghancurkan 80% berbagai senyawa minyak mentah.Molekul minyak dan gas terdiri dari 150 molekul.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara mempraktikannya?Bakteri ini tumbuh subur dalam tempat yang tercemar.Jadi,caranya adalah menaruh bakteri ini dalam kolam yang kaya minyak dan dapat ditebar di tempat yang tercemar.Selain itu,bakteri tersebut dapat dimodifikasi lagi menjadi lebih baik.Bakteri ini tentunya menjadi solusi yang mudah dan murah untuk mengatasi pencemaran minyak.Tentunya di masa depan para ahli terkait harus mencari pekerjaan lain karena pekerjaan tersebut sudah digantikan oleh bakteri ini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s